Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Anis Byarwati Desak Pemerintah Revisi Garis Kemiskinan Nasional

Desi Rossilawati
Selasa, 17 Juni 2025 | 09:40 WIB
Bagikan
Anis Byarwati Desak Pemerintah Revisi Garis Kemiskinan Nasional

VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Byarwati, menyambut positif rencana Dewan Energi Nasional (DEN) yang mengusulkan revisi terhadap standar garis kemiskinan nasional.

Ia menilai bahwa angka saat ini, yakni Rp 595.242 per orang per bulan, terlalu rendah dan dapat menyesatkan dalam perumusan kebijakan sosial pemerintah.

Anis menyebut bahwa momentum pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembaruan mendasar terhadap definisi kemiskinan di Indonesia.

Bank Dunia telah menetapkan tiga kategori garis kemiskinan baru, yaitu kemiskinan ekstrem sebesar US$ 3 PPP per hari per orang (setara Rp 546.000 per bulan), lower-middle income country sebesar US$ 4,2 PPP per hari per orang (setara Rp 765.000 per bulan), dan upper-middle income country sebesar US$ 8,3 PPP per hari per orang (setara Rp 1,5 juta per bulan),” ujar Anis di Jakarta, Senin (16/6/2025).

Lebih lanjut, Anis mengungkapkan bahwa Indonesia termasuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah atas, dengan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita sekitar Rp 78,6 juta atau setara US$ 4.960 per tahun.

“Jika menggunakan garis kemiskinan Bank Dunia untuk kategori negara berpenghasilan menengah ke atas, maka persentase penduduk miskin di Indonesia akan mengalami lonjakan signifikan,” ungkap Anis.

Dengan demikian, bila Indonesia mengadopsi garis kemiskinan untuk negara menengah ke bawah sebesar US$4,2 PPP per hari, maka jumlah warga miskin diperkirakan mencapai 20 persen dari populasi, jauh lebih tinggi dibandingkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat sekitar 8 persen. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.