Ancaman AI: 50% Pekerjaan Pemula Diprediksi Hilang dalam 5 Tahun ke Depan
VISI.NEWS | BANDUNG - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang kian pesat mulai memunculkan kekhawatiran akan hilangnya banyak pekerjaan dalam waktu dekat. CEO Anthropic bahkan memprediksi, separuh pekerjaan tingkat pemula atau entry level bisa lenyap pada 2030.
Dilansir dari Forbes, Rabu (13/8/2025), investor sekaligus Co-Founder FlightStory itu menyatakan bahwa lapisan pekerjaan tingkat pemula akan menghilang.
Prediksi ini selaras dengan laporan Goldman Sachs pada 2023 yang memperkirakan hampir 20 persen tugas kerja global akan diambil alih AI.
Di Amerika Serikat (AS), dua pertiga jenis pekerjaan terpapar otomatisasi sebagian, dan tren itu belum menunjukkan tanda melambat.
Gejala yang Sudah Terlihat
Tanda-tanda kemajuan AI yang berdampak pada dunia kerja semakin jelas. Salesforce, misalnya, mengungkapkan bahwa AI kini sudah mengerjakan 50 persen pekerjaan di perusahaan perangkat lunak tersebut.
Di sisi lain, CEO Amazon, Andy Jassy, memprediksi akan ada lebih banyak pemangkasan karyawan seiring peningkatan kemampuan AI.
Inovasi seperti agentic AI yang mampu menjalankan tugas secara mandiri, gelombang PHK akibat AI, dan pembaruan model bahasa besar seperti ChatGPT-5, menjadi sinyal kuat bahwa otomatisasi akan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!