Anak Muda Jangan Hanya Sebatas Dijadikan Komoditas Politik, Cucu : Harus Melek Politik
VISINEWS | BANDUNG - Anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat (Jabar) Cucu Sugyati, menyebutkan anak muda harus memahami politik agar tidak merasa dimanfaatkan sebagai ceruk suara dalam Pemilu 2024.
Cucu mengatakan, dalam mencapai suatu tujuan tidak semuanya bisa didapatkan secara instan dan membutuhkan proses serta tahap-tahapan yang ada.
"Pemuda sering mengeluhkan merasa dimanfaatkan saat memasuki Pemilu maupun Pilkada, itu memang tidak bisa dipungkiri," katanya.
Hak dan tanggung jawab WNI usia 17 tahun, lanjut Cucu, harus memastikan bahwa terdaftar sebagai pemilih, oleh karena itu, mengajak anak muda sama-sama lebih peka dan merespon terhadap kondisi politik saat ini.
"Anak muda saat ini harus mau belajar dunia politik sejak dini, upaya edukasi yang dilakukan pemerintah maupun partai politik diharapkan semakin banyak anak muda yang mau berkecimpung dalam dunia politik," ujarnya.
Selain itu, Cucu mengungkapkan, kebutuhan politik generasi muda saat ini dibutuhkan untuk membangunkan pemahaman akan dunia politik dimulai dari pondasinya.
"Kita harapkan banyak hadir politisi muda, melalui kurikulum politik di dunia pendidikan sejak dini dari SMA membuat generasi muda kita tidak buta politik," ungkapnya.
Selain itu, komunikasi partai politik juga perlu melakukan pendekatan terhadap untuk mengakomodir generasi milenial dan generasi Z dalam dunia politik.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!