AMSI Kecam Teror Digital terhadap Sejumlah Media di Kepulauan Riau
Dalam siaran persnya, AMSI menilai kejadian ini tidak bisa dianggap sebagai kesalahan teknis atau sekadar keisengan. Polanya dianggap sistematis dan melibatkan akun-akun anonim yang sulit dilacak. AMSI menduga kuat bahwa serangan ini terkait dengan aktivitas jurnalistik media yang menjadi sasaran.
AMSI juga meminta pihak aparat kepolisian mengusut serangan ini dan meneluri kemungkinan kaitan dengan aktivitas jurnalistik, dan dilakukan oleh pihak-pihak yang merasa terganggu oleh pemberitaan media.
Sebagai bentuk solidaritas, AMSI mengecam keras segala bentuk teror digital terhadap media, sebagai ancaman serius terhadap kemerdekaan pers dan demokrasi, mendesak Polda Kepulauan Riau untuk segera mengusut tuntas insiden ini, termasuk melacak pelaku di balik akun pemesan fiktif, menyelidiki motif dan kaitannya dengan pemberitaan media.
Selain itu AMSI juga mendesak pihak aplikator (Gojek dan Grab) untuk segera melakukan investigasi internal, menindak pelaku penyalahgunaan aplikasi dan menyampaikan penjelasan resmi kepada publik dan pihak media terdampak. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!