AMSI Kecam Teror Digital terhadap Sejumlah Media di Kepulauan Riau

Desi Rossilawati
Rabu, 30 Juli 2025 | 17:45 WIB
Bagikan
AMSI Kecam Teror Digital terhadap Sejumlah Media di Kepulauan Riau

VISI.NEWS | JAKARTA - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyampaikan keprihatinan mendalam dan mengecam keras rangkaian teror digital yang menyasar kantor-kantor media di Provinsi Kepulauan Riau, termasuk Batamnews.co.id, Tribun Batam, dan Ulasan Network. Serangan yang berupa order fiktif secara masif ini ini tidak hanya mengganggu aktivitas jurnalistik, namun juga menunjukkan indikasi ancaman nyata terhadap kebebasan pers.

Dikutip dari rilis yang diterima VISI.NEWS, Rabu (30/7/2025), insiden bermula pada Sabtu (27/7/2025) pukul 08.00 WIB, ketika hampir 100 pengemudi ojek online mendatangi kantor redaksi Batamnews.co.id di Batam Centre. Para driver mengaku menerima pesanan layanan pengambilan dokumen melalui aplikasi GoSend dan GrabExpress, namun nama penerima tidak dikenal oleh pihak redaksi. Akun pemesan tidak dapat dihubungi, menyebabkan kebingungan dan kerumunan di sekitar kantor. Sebelumnya, redaksi juga menerima email bernada mencurigakan yang berisi indikasi ancaman digital.

Peristiwa serupa kembali terjadi pada malam harinya di kantor Tribun Batam, Jalan Kerapu, Komplek MCP Batu Ampar. Sekitar pukul 23.00 WIB, 20 driver ojol datang untuk mengambil paket atas nama Mustopa. Satpam kantor, Rilo, menyampaikan bahwa tidak ada nama tersebut di kantor. Para driver kemudian membubarkan diri.

Insiden kembali berulang pada (29/7/2025) sekitar pukul 10.30 WIB, ketika ratusan driver GoJek mendatangi kantor Tribun Batam untuk membawa paket atas nama Munip Nastin Julianto. Order fiktif tersebut mencakup layanan GoSend (pengambilan dokumen) dan GoRide (penjemputan penumpang) dengan lokasi pengiriman diarahkan ke Lapangan Tenis Pemko Batam.

Pemimpin Redaksi Tribun Batam, Prawira Maulana, menyampaikan langsung kepada para para driver bahwa pesanan tersebut fiktif dan tidak ada orang maupun dokumen terkait pesanan tersebut.

Ia juga segera menghubungi aparat Kepolisian Kepolsek Batu Ampar untuk menjaga kondusivitas. Tribun Batam kemudian melaporkan insiden ini ke Polda Kepulauan Riau dan diarahkan oleh SPKT ke Subnit Cyber Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kepulauan Riau dan tengah dalam penanganan pihak berwajib.

Dalam siaran persnya, AMSI menilai kejadian ini tidak bisa dianggap sebagai kesalahan teknis atau sekadar keisengan. Polanya dianggap sistematis dan melibatkan akun-akun anonim yang sulit dilacak. AMSI menduga kuat bahwa serangan ini terkait dengan aktivitas jurnalistik media yang menjadi sasaran.

AMSI juga meminta pihak aparat kepolisian mengusut serangan ini dan meneluri kemungkinan kaitan dengan aktivitas jurnalistik, dan dilakukan oleh pihak-pihak yang merasa terganggu oleh pemberitaan media.

Sebagai bentuk solidaritas, AMSI mengecam keras segala bentuk teror digital terhadap media, sebagai ancaman serius terhadap kemerdekaan pers dan demokrasi, mendesak Polda Kepulauan Riau untuk segera mengusut tuntas insiden ini, termasuk melacak pelaku di balik akun pemesan fiktif, menyelidiki motif dan kaitannya dengan pemberitaan media.

Selain itu AMSI juga mendesak pihak aplikator (Gojek dan Grab) untuk segera melakukan investigasi internal, menindak pelaku penyalahgunaan aplikasi dan menyampaikan penjelasan resmi kepada publik dan pihak media terdampak. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.