Ayah Tunggal Pilih Jadi Driver Online Demi Rawat Anak Balita 7 Aug 2026 Nikah di KUA Makin Diminati, Pasangan Muda Pilih Sederhana dan Praktis 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Ayah Tunggal Pilih Jadi Driver Online Demi Rawat Anak Balita 7 Aug 2026 Nikah di KUA Makin Diminati, Pasangan Muda Pilih Sederhana dan Praktis 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026

Amrozy Abdillah: Kisah Inspiratif Pemuda dengan Keterbatasan Pendengaran yang Lolos Seleksi Imam Masjid di Uni Emirat Arab

ED
Jumat, 19 Juli 2024 | 06:30 WIB
Bagikan
Amrozy Abdillah: Kisah Inspiratif Pemuda dengan Keterbatasan Pendengaran yang Lolos Seleksi Imam Masjid di Uni Emirat Arab

VISI.NEWS | JAKARTA - Amrozy Abdillah (22) merupakan salah satu dari peserta yang berhasil lulus Seleksi Calon Imam Masjid Uni Emirat Arab (UEA) 2024. Meskipun memiliki keterbatasan pendengaran, pria kelahiran 1998 ini mampu mencatatkan sederet prestasi, baik dalam bidang akademis maupun non-akademis. Prestasinya ini menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Amrozy berbagi cerita tentang pengalamannya saat menjalani seleksi tahap akhir untuk menjadi imam masjid di UEA. “Sangat bersyukur bisa tenang dan tidak grogi saat tes wawancara di depan tiga Syekh dari UEA,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (18/7/2024). Amrozy mengaku mentalnya sudah terlatih sejak aktif di dunia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). “Mungkin karena saya sudah terbiasa tampil di depan umum ketika jadi peserta MTQ, sehingga bisa kuat mental,” tambahnya.

Prestasi non-akademis Amrozy sangat membanggakan. Ia tercatat sebagai Juara II Cabang Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) 30 Juz pada MTQ tingkat provinsi DKI Jakarta 2017. Pada gelaran MTQ 2019 dan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) 2020 tingkat Provinsi DKI Jakarta, Amrozy berhasil meraih juara I Cabang MHQ 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab. Prestasinya berlanjut di STQ Nasional 2021 di Sofifi, Maluku Utara, dengan meraih juara II cabang MHQ 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab.

Selain prestasi non-akademis, Amrozy juga menorehkan banyak prestasi akademis. Pria asal Sangatta, Kalimantan Timur ini bercerita tentang perjalanan hidupnya. Sejak kecil, ia sudah menyukai seni tarik suara Islami dan mulai belajar menghafal Juz 30 atau surat-surat pendek. Amrozy menempuh pendidikan formal di SDIT dan SMP Daarussalaam, Sangatta, Kutai Timur, Kaltim, lalu melanjutkan menghafal Al-Qur’an di Pesantren Tahfidz Qur'an Utrujah, DKI Jakarta (2015-2017). Setelah menyelesaikan hafalannya, ia melanjutkan sekolah formalnya di SMA Handayani, Bekasi, Jawa Barat.

Saat ini, Amrozy tengah menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) Pendidikan Bahasa Arab di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA), DKI Jakarta. Ia juga tercatat sebagai guru Bahasa Arab dan imam di Masjid Soleh Hawa, Ceger, Cipayung, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta. Perjalanan hidup Amrozy tak selalu mulus, tapi ia yakin selalu ada solusi di setiap permasalahan. “Saya memang memiliki keterbatasan secara fisik, tapi selebihnya Tuhan memberikan kelebihan dan kemudahan bagi saya. Saya sangat meyakini bahwa itu semua berkat keberkahan Al-Qur’an,” katanya.

Menurutnya, berkat Al-Qur’an pula ia bisa lulus dan berangkat menjadi imam masjid di UEA. “Di mana pun kita berdakwah, jika bersama Al-Qur’an, pasti hidup kita bermanfaat. Saya mengucapkan terima kasih kepada Kemenag telah menyelenggarakan program kerja sama ini. Program yang sangat bagus dan bermanfaat,” pungkasnya. Seleksi Tahap III Calon Imam Masjid asal Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA) ini digelar di Jakarta, Rabu-Jumat (10-12/7/2024), dengan menghadirkan tiga penguji dari UEA, yakni Syekh Taleb Alshehhi, Syekh Abdulla Alrashdi, dan Syekh Anas Najib Alaoui.

@rizalkoswara

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.