Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Amerika Serikat Luncurkan Regulasi Baru untuk Batasi Investasi Teknologi di China

ED
Sabtu, 2 November 2024 | 04:00 WIB
Bagikan
Amerika Serikat Luncurkan Regulasi Baru untuk Batasi Investasi Teknologi di China
VISI.NEWS | AMERIKA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengumumkan regulasi baru yang bertujuan untuk mencegah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di China. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga keamanan nasional dan merupakan finalisasi dari kebijakan yang dirancang oleh Departemen Keuangan AS pada bulan Juni lalu, berdasarkan perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh Presiden Biden pada Agustus tahun lalu. Regulasi ini akan melarang semua bentuk investasi dari AS ke China di sektor teknologi, termasuk AI, semikonduktor, dan teknologi kuantum. Paul Rosen, perwakilan Departemen Keuangan AS, menyatakan bahwa regulasi ini bertujuan untuk mencegah China mengembangkan teknologi canggih menggunakan dana atau investasi dari AS. Regulasi baru ini akan diawasi oleh Office of Global Transactions dan mulai berlaku resmi pada 2 Januari 2025. Setelah tanggal tersebut, semua investasi dari AS tidak boleh digunakan untuk perusahaan di China yang bergerak di bidang teknologi AI, semikonduktor, dan lainnya. "Investasi AS, termasuk manfaat tidak berwujud seperti bantuan manajerial dan akses ke jaringan investasi dan bakat yang sering menyertai aliran modal tersebut, tidak boleh digunakan untuk membantu negara-negara yang menjadi perhatian kami (China)," kata Rosen, seperti dikutip visi.news dari Reuters, Jumat (1/11/2024). Sebelumnya, AS telah memberlakukan sejumlah regulasi terhadap China dalam beberapa tahun terakhir untuk alasan yang sama. AS memiliki Entity List, yang mencantumkan perusahaan-perusahaan yang dilarang untuk bertransaksi dengan perusahaan AS. Untuk mentransfer inovasi atau teknologi ke perusahaan yang terdaftar, izin atau lisensi harus diperoleh. Baru-baru ini, pemerintah AS juga memperketat pengawasan dan melarang ekspor komponen terkait teknologi, komputasi kuantum, dan semikonduktor ke China. Regulasi ini dirilis oleh Biro Industri dan Keamanan serta Departemen Perdagangan AS pada 6 September 2024. Langkah-langkah ini menunjukkan kemungkinan adanya regulasi tambahan di masa depan untuk membatasi perkembangan teknologi yang berkaitan dengan kekuatan militer China demi melindungi keamanan nasional. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.