Amalan Malam Nisfu Syaban: Sholat Tasbih dan Tata Cara Pelaksanaannya

Desi Rossilawati
Kamis, 13 Februari 2025 | 18:00 WIB
Bagikan
Amalan Malam Nisfu Syaban: Sholat Tasbih dan Tata Cara Pelaksanaannya
VISI.NEWS | BANDUNG - Sholat tasbih malam Nisfu Syaban menjadi amalan yang sering dikerjakan. Sesuai namanya, dalam sholat ini banyak bacaan tasbih. Sholat tasbih bisa dikerjakan sebanyak empat rakaat dan dianjurkan membaca tasbih hingga 300 kali. Dalam buku 'Dahsyatnya Shalat Tasbih' karya Misbahus Surur, sholat tasbih adalah satu dari sekian banyak sholat sunnah yang diamalkan secara turun temurun dari umat terdahulu (masa Nabi Muhammad SAW) sampai sekarang. Sholat tasbih menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Oleh sebagian umat Islam di Indonesia, sholat tasbih menjadi amalan yang dikerjakan di malam Nisfu Syaban. Dalam hadits yang diriwayatkan Ali bin Abi Thalib RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Jika datang malam pertengahan bulan Syaban, maka lakukanlah qiyamul lail dan berpuasalah di siang harinya, karena Allah SWT turun ke langit dunia saat itu pada waktu matahari tenggelam, lalu Allah berfirman, 'Adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan ampuni dia. Adakah orang yang meminta rezeki kepada-Ku, maka Aku akan memberi rezeki kepadanya. Adakah orang yang diuji, maka Aku akan selamatkan dia, (Allah berfirman tentang hal ini) sampai terbit fajar'." (HR Ibnu Majah, HR Al Baihaqi). Hadits di atas diriwayatkan dari jalur Ibnu Abi Sabrah, dari Ibrahim bin Muhammad, dari Mu'awiyah bin Abdillah bin Jafar, dari ayahnya, dari Ali bin Abi Thalib, secara marfu' (sampai kepada Nabi SAW). Merujuk pada hadits ini, maka sebagian umat Islam mengerjakan sholat tasbih berjamaah. Merangkum buku Panduan Sholat Rosulullah 2 karya Imam Abu Wafa, sholat tasbih menjadi amalan sunnah yang banyak dikerjakan umat Islam secara berjamaah di masjid pada malam pertengahan bulan Syaban. Terdapat hadits yang menyebutkan keutamaan sholat tasbih. Namun sebenarnya, dalil ini tidak menyebutkan waktu yang dilakukan pada pertengahan malam Syaban.

Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda kepada Abbas bin Abdul Muththalib,

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ يَا عَبَّاسُ يَا عَمَّاهُ أَلَا أُعْطِيكَ أَلَا أَمْنَحُكَ أَلَا أَحْبُوكَ أَلَا أَفْعَلُ بِكَ عَشْرَ خِصَالٍ إِذَا أَنْتَ فَعَلْتَ ذَلِكَ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ ذَنْبَكَ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ قَدِيمَهُ وَحَدِيثَهُ خَطَأَهُ وَعَمْدَهُ صَغِيرَهُ وَكَبِيرَهُ سِرَّهُ وَعَلَانِيَتَهُ عَشْرَ خِصَالٍ أَنْ تُصَلِّيَ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ تَقْرَأُ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ وَسُورَةً فَإِذَا فَرَغْتَ مِنْ الْقِرَاءَةِ فِي أَوَّلِ رَكْعَةٍ وَأَنْتَ قَائِمٌ قُلْتَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ خَمْسَ عَشْرَةَ مَرَّةً ثُمَّ تَرْكَعُ فَتَقُولُهَا وَأَنْتَ رَاكِعٌ عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنْ الرُّكُوعِ فَتَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَهْوِي سَاجِدًا فَتَقُولُهَا وَأَنْتَ سَاجِدٌ عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنْ السُّجُودِ فَتَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَسْجُدُ فَتَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ فَتَقُولُهَا عَشْرًا فَذَلِكَ خَمْسٌ وَسَبْعُونَ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ تَفْعَلُ ذَلِكَ فِي أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ إِنْ اسْتَطَعْتَ أَنْ تُصَلِّيَهَا فِي كُلِّ يَوْمٍ مَرَّةً فَافْعَلْ فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ جُمُعَةٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ شَهْرٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ سَنَةٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي عُمُرِكَ مَرَّةً

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.