Alimudin Kolatlena Dukung Program Strategis Pemerintah untuk Seram Bagian Timur
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 22 Juli 2025 | 15:30 WIB
VISI.NEWS | MALUKU - Anggota DPR RI dari Dapil Maluku, Alimudin Kolatlena, menyatakan dukungan penuh terhadap sejumlah program strategis pemerintah pusat yang dialokasikan untuk Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku. Pernyataan ini disampaikannya menyusul laporan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam agenda peluncuran Koperasi Merah Putih di Negeri Salagor Kota, Kecamatan Siritaun Wida Timur, Senin (21/7/2025).
Alimudin mengapresiasi tiga program prioritas yang digagas pemerintah provinsi dan pusat, yakni pembangunan Sentra Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG), penyediaan pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembangunan rumah sakit berstandar nasional di SBT. Ia menilai ketiga program tersebut sebagai terobosan monumental untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan timur Maluku.
“Gizi yang baik adalah fondasi masa depan generasi kita. Program SPPG akan membantu anak-anak tumbuh sehat, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mendukung ibu hamil melahirkan generasi kuat,” ujar Alimudin dalam keterangannya, Selasa (22/7/2025).
Legislator dari Fraksi Gerindra ini juga menyoroti pentingnya akses layanan kesehatan yang merata di Maluku, khususnya di daerah terpencil seperti SBT. Menurutnya, kehadiran rumah sakit representatif akan menjadi 'game-changer' dalam sistem pelayanan kesehatan wilayah tersebut.
“Masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan medis berkualitas. Ini bukti nyata kehadiran negara di tengah rakyat,” ungkap mantan Anggota DPRD Maluku tersebut.
Selain sektor kesehatan dan gizi, Alimudin juga memberikan perhatian khusus terhadap rencana pengembangan industri sagu nasional yang digagas Bupati SBT dan didukung oleh Gubernur Maluku. Ia menyebut pengembangan sagu sebagai peluang emas bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sagu bukan sekadar makanan tradisional, tetapi komoditas unggulan dengan potensi ekonomi besar. Dari tepung hingga olahan industri, ini bisa membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Kolatlena.
Dengan luas lahan sagu mencapai 35.000 hektare di SBT, Alimudin optimistis sagu dapat menjadi tulang punggung ekonomi lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional, apalagi di tengah tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian global.
Ia pun mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk bersinergi dalam penyediaan teknologi, pelatihan, dan infrastruktur bagi petani sagu, guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
Mengakhiri pernyataannya, Alimudin Kolatlena mengajak masyarakat Maluku, khususnya di Seram Bagian Timur, untuk ikut mengawasi dan mendukung pelaksanaan program-program strategis tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
“Program ini akan dijalankan secara bertahap. Dengan semangat gotong royong dan optimisme seperti yang disampaikan Pak Gubernur Hendrik, saya yakin masa depan Maluku akan jauh lebih cerah,” tutup Kolatlena.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar pelaksanaan program sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!