Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026

Aktivis Sebut Memalukan Kurangnya Bantuan bagi Warga Tedampak Gempa di Suriah Barat Laut

ED
Jumat, 17 Februari 2023 | 08:42 WIB
Bagikan
Aktivis Sebut Memalukan Kurangnya Bantuan bagi Warga Tedampak Gempa di Suriah Barat Laut

VISI.NEWS | SURIAH - Lebih dari seminggu setelah gempa terjadi, tidak ada bantuan dari daerah-daerah yang dikendalikan oleh pemerintah Suriah yang tiba untuk membantu para korban di kantong-kantong yang dikuasai oposisi di barat laut negara yang dilanda perang itu, kata para aktivis.

Kelompok kemanusiaan lokal di provinsi Idlib di Suriah barat laut telah menggambarkan kurangnya upaya – terutama upaya internasional yang dikirim ke wilayah mereka yang dilanda gempa – sebagai “memalukan.”

“Orang-orang Suriah ditinggalkan begitu saja oleh semua pihak,” kata Abdel Kafi, seorang aktivis dari pedesaan Aleppo di Suriah utara.

Rami Abdul-Rahman, kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan tidak ada yang datang dari pemerintah Damaskus ke wilayah yang dikuasai oposisi.

“Bantuan yang masuk ke barat laut Suriah sangat sedikit. Itu tidak memenuhi kebutuhan orang-orang yang putus asa,” katanya kepada Deutsche Presse-Agentur (dpa).

Abdul-Rahman menolak apa yang disebutnya sebagai "gagasan mempolitisasi masalah kemanusiaan dan mempermainkan nyawa orang."

Dia mengatakan ini adalah orang-orang "yang membutuhkan setiap bantuan di seluruh Suriah setelah bencana alam ini."

Aktivis mengatakan Bulan Sabit Merah Suriah mencoba membawa bantuan ke daerah oposisi, tetapi kargo dihentikan oleh anggota Hayat Tahrir al-Sham, yang menguasai sebagian besar Idlib.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.