Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Persija Gagal Manfaatkan Peluang, Persib Nyaris Nambah Gol ke-3 4 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Persija Gagal Manfaatkan Peluang, Persib Nyaris Nambah Gol ke-3 4 Aug 2026

Akses Pemadam Kebakaran di Kota Bandung Bisa Masuk Gang Kecil

ED
Kamis, 21 April 2022 | 09:22 WIB
Bagikan
Akses Pemadam Kebakaran di Kota Bandung Bisa Masuk Gang Kecil
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung punya alat pemadam kebakaran bernama Sprinkler Warga. Meski terlihat kecil, alat ini bisa memadamkan api untuk fase awal kebakaran dan bisa masuk ke dalam gang sempit. Pelaksana Tugas Kepala Diskar PB Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana menjelaskan, inovasi Sprinkler Warga ini berkaca pada wilayah kebakaran di kawasan padat penduduk. Kawasan tersebut sangat sulit dijangkau oleh mobil pemadam kebakaran. Alat ini sebelumnya pernah diluncurkan pada 2021 lalu. Ada lima alat yang diluncurkan saat itu. "Di tahun 2022 akan dipasang di 20 kelurahan. Akan dibuat skala prioritas berdasarkan kepadatan penduduk dan titik air," ucap Gun Gun saat memberikan pengarahan dan sosialisasi penggunaan Sprinkel Warga di RW 05 Kelurahan Cibaduyutkidul, Selasa 19 April 2022, dilansir dari laman resmi Pemkot Bandung. Wilayah RW 05 Kelurahan Cibaduyutkidul jadi salah satu contoh nyata kawasan padat penduduk yang sulit dijangkau mobil pemadam. Jangankan mobil pemadam, dua sepeda motor berpapasan saja harus bergiliran. Berbicara soal alatnya, Sprinkler Warga berbentuk kecil. Tingginya diperkirakan tidak lebih dari satu meter. Alat ini bisa didorong dan dilepas - pasang. Cara penggunaannya relatif mudah. Setelah menemukan sumber air pemadam, alat ini bisa langsung dipasang dan dihubungkan dengan sumber air. Daya semprotnya berasal dari sepeda motor. Secara praktis, gesekan ban motor yang ditempel ke badan alat ini menghasilkan energi. Besarannya pun tidak main-main. "Ada indikator (bar) energinya. Dan ini luar biasa. Kalau mencapai 3 bar, itu untuk kasus kebakaran awal sudah bisa ditangani alat ini," ucap Gun Gun. Pelatihan penggunaan Sprinkler Warga ini melibatkan Relawan Damkar (Redkar) di kewilayahan. Untuk diketahui, Redkar adalah upaya memberdayakan masyarakat dalam penanganan dan penanggulangan kebakaran yang telah diatur dalam Peraturan Wali Kota 12 tahun 2022. Respons Positif & Tetap Waspada Hadirnya Sprinkler Warga direspons positif oleh masyarakat. Pepen Supendi selaku Ketua RW 05 Kelurahan Cibaduyutkidul mengaku senang kini di wilayahnya memiliki satu unit alat pemadam ini. Ia berterima kasih atas bantuan dari Pemkot Bandung dalam memfasilitasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran. "Alhamdulillah, adanya alat ini sangat membantu karena mudah dan praktis," ucapnya yang juga menjajal penggunaan alat ini. Pepen menyebut, di wilayahnya pernah terjadi kebakaran. Namun, karena akses jalan yang sempit dan sulit dijangkau pemadam kebakaran, proses penanggulangan pun dilakukan secara mandiri. Dengan alat ini, Pepen yakin proses penanggulangan kebakaran di wilayahnya bisa lebih baik lagi. "Tetapi harus diingat juga, kita tetap waspada. Walaupun alatnya sudah ada, kita tetap harus menjaga supaya jangan ada kebakaran," harapnya. Gun Gun juga menyampaikan hal yang sama. Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena potensi kebakaran akan selalu ada. Ia juga menjabarkan, biasanya potensi kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik atau tabung gas elpiji. "Pastikan kabel listrik di rumah Anda dalam kondisi yang bagus agar terhindar dari korslet, dan juga pastikan kompor di rumah Anda dalam keadaan benar-benar mati," pesannya. Ia juga mengingatkan, apabila di sekitar Anda terjadi kebakaran, Anda bisa menghubungi 113 dan penangannya gratis. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.