Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Akibat Banjir Yang Terjadi, Bupati Bandung Perkirakan Kerugian Mencapai 100 Miliar Rupiah Setiap Kejadian

Desi Rossilawati
Selasa, 9 Desember 2025 | 14:57 WIB
Bagikan
Akibat Banjir Yang Terjadi, Bupati Bandung Perkirakan Kerugian Mencapai 100 Miliar Rupiah Setiap Kejadian

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan status tanggap darurat setelah banjir besar dan longsor melanda sedikitnya 15 kecamatan, Sumedang, Selasa (9/12/2025).

Keputusan ini muncul setelah Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengikuti Rapat Koordinasi Gubernur terkait Penanganan Banjir Bandung Raya, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Garut di Loka Wirasaba IPDN Jatinangor.

Seusai rapat, Dadang menjelaskan bahwa pola banjir di wilayahnya terus berubah. Ia mengamati bahwa bencana tersebut tidak lagi mengikuti siklus 20 tahunan. Kini, banjir cenderung muncul setiap lima tahun dengan intensitas hujan yang jauh lebih tinggi. Karena itu, ia menilai pemerintah harus bergerak lebih cepat agar dampaknya tidak meluas.

“Banjir ini bukan lagi siklus 20 tahunan. Sekarang muncul setiap lima tahun dan curah hujannya sangat tinggi,” ujarnya. Ia lalu menjelaskan bahwa kondisi tersebut menyebabkan 15 kecamatan tergenang, sementara beberapa titik mengalami longsor yang menghambat akses warga.

Karena situasi terus berkembang, pemerintah langsung mengaktifkan status tanggap darurat. Ia menyebut bahwa keputusan tersebut bukan semata prosedur, tetapi menjadi syarat mutlak untuk menggerakkan anggaran. Tanpa status itu, instansi tidak dapat menyalurkan biaya cepat tanggap di lapangan.

“Kami menetapkan tanggap darurat karena anggaran tidak bisa keluar tanpa status tersebut. Kebutuhan di lapangan sangat mendesak, jadi kami harus cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa aturan dari Kementerian Dalam Negeri memperbolehkan daerah mengambil langkah itu agar proses penyelamatan tidak tersendat.

Setelah menegaskan alasan administratif, ia menjabarkan kondisi evakuasi terkini. Hingga hari kelima, tim gabungan masih mencari satu korban yang tertimbun. Proses pencarian terus berlangsung karena medan sulit dan cuaca tidak stabil. Kondisi ini membuat pemerintah mempercepat koordinasi antarinstansi agar seluruh unit bergerak serempak.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.