AI Bantu Peneliti, Bukan Gantikan Peran Manusia
Artificial Intelligence./visi.news/djkn.kemenkeu.go.id.
Dalam penelitian tersebut, para partisipan diminta menjelaskan bagaimana mereka memanfaatkan alat AI generatif seperti ChatGPT dalam pekerjaan sehari hari serta sejauh mana mereka tetap menggunakan kemampuan berpikir kritis. Hasilnya menunjukkan sekitar 40 persen tugas diselesaikan tanpa melibatkan pemikiran kritis sama sekali.
Temuan itu menjadi pengingat bahwa meski AI mampu meningkatkan efisiensi penelitian, kualitas hasil ilmiah tetap bergantung pada kemampuan peneliti melakukan analisis, verifikasi, dan pengambilan keputusan secara bertanggung jawab.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!