AFC U-17 | Indonesia Kalah Telak 1-5 Lawan Malaysia
Di klasemen Grup B, Indonesia memang finis dengan 9 poin dan surplus gol +13. Namun, untuk ranking runner-up terbaik, Garuda cuma dihitung memiliki 3 angka (menang lawan peringkat 3, Uni Emirat Arab), dan punya rekor kebobolan -3.
Jalannya pertandingan
Babak pertama benar-benar dilalui Timnas U17 Indonesia dengan buruk. Garuda unggul penguasaan bola dari Malaysia dengan 52 persen berbanding 48 persen. Namun, penyelesaian akhir Malaysia istimewa. Dari 5 tembakan yang mereka lepaskan, semuanya bersarang ke gawang Andrika Fathir.
Kehilangan Iqbal Gwijangge sang kapten sekaligus palang pintu, tampak berpengaruh besar untuk Garuda. Timnas Indonesia U17 tidak bisa mengantisipasi serangan-serangan kilat Malaysia. Hasilnya, adalah gol Zainurhakimi Zain ketika laga baru berjalan 16 menit.
Lini belakang Garuda yang gagap harus kebobolan lagi berselang 3 menit. Dalam sebuah serangan kilat, Malaysia bisa menjebak Timnas U17 dalam situasi 3 pemain lawan vs 1 bek. Mudah saja bagu Arami Wafiy mencetak gol kedua Harimau Muda.
Anjasmirza yang sebelumnya sudah mencetak gol ke gawang Palestina dan UEA, ternyata juga mampu mengoyak gawang Indonesia. Bermula dari keteledoran bek Garuda, Anjasmirza yang dalam tekanan 3 pemain belakang tuan rumah, tetap bisa mengemas gol ketiganya di turnamen.
Afiq Danish tidak mau kalah. Dia menyelesaikan umpan silang datar ke tengah kotak penalti dengan mudah pada menit 27. Skor terus membesar ketika Malaysia mendapatkan hadiah tendangan 12 pas pada menit 39. Penalti yang dieksekusi Arami Wafiy mulus menjebol gawang Andrika Fathir.
Timnas Indonesia U17 yang hancur di babak pertama melakukan perbaikan pada paruh kedua. Namun, tidak ada peluang yang benar-benar mengancam gawang Malaysia yang dikawal Farish Farhan. Sebaliknya, Harimau Muda masih punya 2 kesempatan, dari tembakan jarak jauh dan tendangan sudut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!