Adam Alis Tantang Ronaldo dan Kingsley di Panggung Asia
Ilustrasi. /visi.news/ai
VISI.NEWS | BANDUNG - Kabar membanggakan datang dari sepak bola Indonesia. Gelandang andalan PERSIB Bandung, Adam Alis, resmi masuk dalam daftar nominasi penghargaan Magic Moment of the Season AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026. Menariknya, pemain berusia 32 tahun tersebut bersaing dengan sejumlah nama besar dunia, termasuk megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, serta bintang Jerman milik Al Nassr, Kingsley Coman.
Nominasi yang dirilis oleh Asian Football Confederation tersebut menjadi pengakuan atas salah satu momen paling spektakuler yang terjadi sepanjang kompetisi ACL Two musim 2025/2026. Adam Alis dinilai layak masuk dalam daftar elite berkat penampilan heroiknya saat membawa PERSIB melakukan comeback dramatis melawan wakil Malaysia, Selangor FC.
Momen tersebut terjadi pada pertandingan matchday keempat fase grup ACL Two. Saat itu, PERSIB berada dalam situasi sulit setelah tertinggal dua gol lebih dahulu. Namun, semangat juang Maung Bandung tidak padam. Adam Alis tampil sebagai motor kebangkitan tim dengan mencetak dua gol penting yang mengubah jalannya pertandingan.
Gol-gol yang dicetaknya menjadi titik balik bagi PERSIB untuk membalikkan keadaan dari skor 0-2 menjadi kemenangan dramatis 3-2. Remontada tersebut tidak hanya menjadi salah satu laga terbaik PERSIB di kompetisi Asia musim lalu, tetapi juga dianggap AFC sebagai salah satu momen paling berkesan sepanjang turnamen.
Dalam daftar nominasi yang diumumkan AFC, terdapat delapan momen terbaik yang dipilih dari seluruh pertandingan mulai fase grup hingga babak gugur. Selain Adam Alis, Ronaldo dan Coman, beberapa pemain lain yang turut masuk nominasi antara lain Rui Araki dari Gamba Osaka serta Ilias Alhaft yang membela Bangkok United.
Masuknya Adam Alis ke dalam daftar tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi sepak bola Indonesia. Di tengah dominasi klub-klub dan pemain dari negara-negara dengan tradisi sepak bola kuat di Asia, kehadiran nama pemain PERSIB menunjukkan bahwa kompetisi Indonesia mulai mendapat perhatian lebih luas di tingkat internasional.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!