Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026

KPK: 86 Persen Pelaku Korupsi Lulusan Perguruan Tinggi

ED
Kamis, 25 Agustus 2022 | 14:02 WIB
Bagikan
KPK: 86 Persen Pelaku Korupsi Lulusan Perguruan Tinggi

Oleh karena itu, Ghufron menegaskan kembali pentingnya menjaga integritas dan harga diri dunia pendidikan, termasuk kampus sebagai lembaga yang mencetak intelektual. Ia mengatakan jika dunia pendidikan gagal mencetak lulusan yang berintegritas, potensi tindak pidana korupsi akan terus muncul.

“Untuk membentuk jiwa integritas tersebut, dapat dicapai dengan tiga langkah, yakni memperbaiki tata nilai, tata kelola, dan tata kesejahteraan. Pada sisi tata nilai, dunia pendidikan sangat berperan, nilai-nilai kejujuran harus diajarkan sedari dini kepada anak didik,” kata Ghufron.

Ia juga menegaskan, tujuan pendidikan bukan sekadar jembatan untuk mencari pekerjaan maupun uang, melainkan membangun kepribadian seseorang menjadi lebih baik.

Melalui pendidikan seseorang diharapkan memiliki spiritualitas yang baik, pengendalian diri, budi pekerti yang mulia, dan kepribadian yang baik agar bisa bermanfaat di masyarakat.

“Proses pendidikan diharapkan bisa menjadi pilar dasar untuk membentuk karakter integritas, tidak mudah rapuh dan dirobohkan untuk kepentingan sesaat. Tidak juga memperberat pada hasil tanpa memberi ruang apresiasi terhadap proses yang telah membuat para pelaku pendidikan menggadaikan integritas mereka,” jelas Ghufron.

Melalui kegiatan PBAK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, KPK berharap kepada mahasiswa bisa menjadi bagian dari KPK dalam memberantas korupsi. Hal itu diharapkan sebagai bentuk dari pencegahan yang harus terus dilakukan dengan menyulut partisipasi publik seperti mahasiswa di dunia pendidikan.

Selain itu civitas akademika bisa dapat memahami dan berani menjaga integritas dalam dunia akademis, seperti yang tergambar dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi Antikorupsi. Ketika dua hal tersebut sudah berhasil dijalankan, maka nilai-nilai integritas bisa tertanam pada diri seseorang sebagai masyarakat, sebagai mahasiswa, dan sebagai pendidik. @fen

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.