872 Calon Haji Sumedang Berangkat Tahun ini
VISI.NEWS | KAB. SUMEDANG - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, membuka bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 1446 H/2025 M di Gedung Islamic Center, Rabu (23/4/2025).
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Hamzah Rukmana, menyebutkan waktu dan pelaksanaan bimbingan manasik gelombang pertama dimulai pada hari Sabtu 19 April 2025 dilaksanakan secara daring bersama Menteri Agama RI di BIJB Kertajati.
"Kemudian untuk gelombang kedua dilaksanakan hari ini Rabu (23/4/2025) di Islamic Center Sumedang," ucap Hamzah dikutip dari laman resmi Pemkab Sumedang, Kamis (24/4/2025).
Jumlah jemaah calon haji laki-laki sebanyak 206 orang dan perempuan sebanyak 232 orang, jumlah keseluruhan adalah 872 orang yang terbagi dalam dua kloter. Untuk kloter pemberangkatan pertama tergabung pada kloter 03 KJT sebanyak 438 dan akan berangkat tanggal 3 Mei 2025, sedangkan pemberangkatan ke dua tergabung pada kloter 17 KJT sebanyak 436 orang dan akan berangkat pada tanggal 21 Mei 2025.
"Dari seluruh jemaah haji yang berjumlah 872 orang, ada jamaah haji termuda atas nama Naufal Alaric Ahmad usia 18 tahun asal Kecanatan Jatinangor, sedangkan jemaah haji paling sepuh berusia 94 tahun atas nama Rohmat asal Kecamatan Surian. Dan apabila jamaah daftar hari ini daftar tunggunya selama 18 tahun perkiraan berangkat tahun 2043," kata Hamzah.
Bupati Sumedang Dony Ahmad mendoakan para jemaah calon haji agar diberikan kesehatan, kelancaran serta kekuatan.
"Persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, persiapkan lahir batin dan keilmuannya, dikuatkan niatnya ditata terus hatinya sehingga hajinya bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," ujarnya
Bupati juga berpesan agar ti tanah suci para jemaah bisa menjaga nama baik Sumedang, harus kompak dan saling peduli.
"Doakan juga Kabupaten Sumedang, agar masyarakatnya sehat, sholeh, selamat, sejahtera, maju dan dijauhkan dari bencana. Itulah harapan saya pada jemaah haji, tentunya saya yakin semua penyelenggaranya sudah menyiapkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Dikatakan Bupati haji bukan sekedar perjalanan ibadah biasa, tetapi adalah perjalanan jiwa.
"Di sana bukan hanya tubuh yang diuji, tapi disana juga kita akan diuji kesabaran, keikhlasan, dan keimanan. Jadi siapkan lahir dan batin kita," kata Bupati Dony.
Lebih dari itu Bupati menyebutkan haji bukan hanya ritual, tetapi momen transformasi, atau momen perubahan diri.
"Setelah haji, bapa dan ibu tidak akan lagi menjadi pribadi yang sama, tapi harus jelas perubahannya sebelum dan sesudah haji," ucapnya.
Bupati juga menuturkan kegiatan manasik haji yang dilaksanakan saat ini merupakan sebuah ikhtiar bagi para jamaah untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan pemerintah memfasilitasi kegiatan ini.
"Kegiatan hari ini adalah bekal penting bagi kita untuk mendapatkan ilmu dan memahami rukun, wajib dan sunah haji," katanya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!