KHUTBAH JUMAT | Segala Aktivitas Niatkan Ibadah
Perlu kita ketahui, bahwa bentuk dan jenis ibadah sejatinya terbagi menjadi berbagai macam pembagian tergantung dari aspek apa kita menilainya.
Namun secara umum, ibadah dibagi menjadi dua kategori yakni ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah. Secara garis besar, ibadah mahdhah atau ibadah khusus adalah ibadah yang telah sudah ditetapkan oleh Allah, baik tata cara dan perincian-perinciannya seperti sifat, waktu, tempat dan lain sebagainya. Ibadah ini didasarkan pada dalil perintah yang ada dalam Al-Quran maupun hadits. Pelaksanaannya juga harus berpola kepada apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan bersifat suprarasional atau di luar jangkauan akal. Contoh ibadah mahdhah ini adalah seperti shalat, zakat, puasa, dan haji.
Selain ibadah mahdhah yang bersifat ritual dan berasaskan kepatuhan dan ketaatan, ada juga ibadah ibadah ghairu mahdhah yang tata cara dan perincian-perinciannya tidak ditetapkan dengan detail. Ibadah ghairu mahdhah dapat berbentuk seperti zikir, dakwah, sedekah, berbuat baik pada orang lain, tolong menolong dan lain sebagainya. Dari penjelasan ini kita bisa menilai bahwa sebenarnya cakupan ibadah di dunia ini sangatlah luas. Berbagai amal atau aktivitas kita di dunia bisa bernilai ibadah jika diniatkan dengan baik.
Sehingga niat menjadi hal yang penting dalam kita memulai dan melakukan segala aktivitas dalam kehidupan kita sehari-hari. Niat menjadi pijakan awal apakah aktivitas yang kita lakukan nanti akan bernilai ibadah atau tidak. Rasulullah bersabda dalam sebuah hadits riwayat Muttafaq alaih:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Artinya: “Sesungguhnya setiap amalan pastilah disertai dengan niat. Dan setiap pelaku amalan hanyalah mendapatkan apa yang ia niatkan.”
Jamaah Jumat rahimakumullah.
Oleh karena itu, pada kesempatan yang mulia ini, mari kita senantiasa menata niat dengan baik dalam menjalankan segala aktivitas kita di dunia ini agar senantiasa bisa memiliki nilai ibadah. Termasuk aktivitas kita mencari nafkah bagi keluarga harus diniatkan untuk ibadah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!