7 Keutamaan Wudhu dalam Islam: Melepas Ikatan Setan, Membersihkan Dosa, dan Menambah Derajat

Desi Rossilawati
Jumat, 22 November 2024 | 02:30 WIB
Bagikan
7 Keutamaan Wudhu dalam Islam: Melepas Ikatan Setan, Membersihkan Dosa, dan Menambah Derajat
VISI.NEWS | BANDUNG - Wudhu adalah ibadah yang tidak hanya menjadi syarat sahnya salat, tetapi juga memiliki banyak manfaat dan keutamaan dalam kehidupan seorang Muslim. Berikut adalah beberapa keutamaan wudhu yang dijelaskan dalam artikel: 1. Tanda Pengikut Rasulullah SAW Wudhu adalah tanda bagi umat Nabi Muhammad SAW. Di Padang Mahsyar, umat Nabi akan dikenali oleh cahaya yang memancar dari bagian tubuh yang terkena air wudhu, seperti wajah, tangan, dan kaki. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa mereka akan dikenal karena bekas wudhu mereka di dunia. Rasulullah SAW bersabda, "Perhiasan (cahaya) seorang mukmin akan mencapai tempat yang dicapai oleh wudhunya". (Muslim dalam Ath- Thoharoh, bab: Tablugh Al-Hilyah haits Yablugh Al-Wudhu (585)) Dalam riwayat lain, dari Abu Hurairah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW pernah mendatangi pekuburan seraya bersabda, 'Semoga keselamatan bagi kalian wahai rumah kaum mukminin. Aku sangat ingin melihat saudara-saudara kami". Mereka (para sahabat) berkata, "Bukankah kami adalah saudara- saudaramu wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, "Kalian yaitu para sahabatku. Sedangkan saudara kami adalah orang-orang yang belum datang berikutnya". Mereka berkata, "Bagaimana anda mengenalorang-orang yang belum datang berikutnya dari kalangan umatmu wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, "Bagaimana pandanganmu jika seseorang memiliki seekor kuda yang putih wajah, dan kakinya diantara kuda yang hitam pekat. Bukankah ia dapat mengenal kudanya". Mereka berkata, "Betul, wahai Rasulullah". Beliau bersabda, "Bahwa sesungguhnya mereka (umat beliau) akan datang dalam keadaan putih wajah dan kakinya karena wudhu. Sedangkan aku akan mendahului mereka untuk menuju telaga. Ingatlah, sungguh akan terusir beberapa orang dari telagaku sebagaimana onta tersesat terusir. Aku memanggil mereka, "Ingat, kemarilah!" Kemudian dikatakan (kepadaku), "Bahwa sesungguhnya mereka melakukan perubahan setelahmu". Lalu aku katakan, "Semoga Allah SWT menjauhkan mereka". (HR. Muslim dalam Ath-Thoharoh, bab: Istihbab Itholah Al-Ghurroh (583)) 2. Wudhu sebagai Separuh Iman Wudhu disebut sebagai separuh dari iman karena tanpa wudhu, seseorang tidak bisa memperoleh pahala salat, yang merupakan separuh dari iman. Wudhu membersihkan hati dan menenangkan jiwa sebelum ibadah salat. Rasulullah SAW bersabda, "Bersuci (wudhu) merupakan separuh iman. Alhamdulillah akan memenuhi mizan (timbangan). Subhanallah wal hamdulillah akan memenuhi antara langit dan bumi. Salat adalah cahaya. Shodaqoh yaitu tanda. Kesabaran merupakan sinar. Al Qur'an yaitu hujjah (pembela) bagimu atau hujatan atasmu. Setiap orang yang keluar di waktu pagi; maka ada yang menjual dirinya, lalu membebaskannya atau membinasakannya". (Muslim dalam Ath-Thoharoh, bab: Fadhl Ath-Thoharoh (533)) 3. Jalan Menuju Surga Wudhu menjadi amalan yang memudahkan jalan menuju surga. Salah satu contoh adalah Bilal bin Rabah yang selalu berwudhu dan mengamalkan salat sunnah, hingga Rasulullah SAW mendengar suara sandal Bilal di surga. Nabi SAW pernah bertanya kepadanya ketika salat Fajar, "Wahai Bilal, ceritakan kepadaku mengenai amalan yang paling engkau harapkan yang pernah engkau amalkan dalam Islam, karena sungguh aku sudah mendengarkan detak kedua sandalmu di depanku dalam surga". Bilal menjawab, "Aku tidaklah mengamalkan amalan yang paling aku harapkan di sisiku. Aku tidaklah bersuci di waktu malam atau siang, kecuali aku salat bersama wudhu itu sebagaimana yang sudah ditetapkan bagiku". (HR. Al-Bukhari dalam Al-Jum'ah, Bab: Fadhl Ath-Thoharoh fil Lail wan Nahar (1149), dan Muslim (6274)) 4. Melepas Ikatan Setan Setan berusaha mengikat manusia dengan malas beribadah, terutama saat tidur. Dengan berwudhu, setan akan melepaskan semua ikatannya, sehingga seseorang bisa bangun dengan semangat dan kesegaran untuk beribadah. Rasulullah SAW bersabda, "Setan membuat tiga ikatan pada tengkuk seorang diantara kalian apabila ia tidur. Setan akan memukul setiap ikatan itu (seraya membisikkan), 'Bagimu malam yang panjang, maka tidurlah'. Apabila ia bangun seraya menyebut Allah SWT (berdzikir), maka terlepaslah sebuah ikatan. Jika ia berwudhu, maka sebuah ikatan yang lain terlepas. Jika ia salat, maka sebuah ikatan akan terlepas lagi. Karena itu, ia akan menjadi bersemangat lagi baik jiwanya. Apabila tidak demikian, maka ia akan jelek jiwanya lagi malas". (HR. Al Bukhari (1142 & 3269) dan Muslim (1816)) 5. Membersihkan Dosa dan Menambah Amal Kebajikan Wudhu adalah cara yang mudah untuk membersihkan dosa-dosa kecil. Setiap anggota tubuh yang dibasuh saat wudhu (wajah, tangan, kaki) akan dibersihkan dari dosa yang dilakukan oleh anggota tubuh tersebut. Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang muslim atau mukmin berwudhu kemudian mencuci wajahnya, maka akan keluar dari wajahnya tersebut setiap dosa pandangan yang dilakukan kedua matanya bersama dengan air wudhu atau bersama dengan akhir tetesan air wudhu. Jika ia mencuci kedua tangannya, maka akan keluar setiap dosa yang dilakukan kedua tangannya tersebut bersama dengan air wudhu atau bersama akhir tetesan air wudhu. Jika ia mencuci kedua kaki, maka akan keluar setiap dosa yang disebabkan langkah kedua kakinya bersama dengan air wudhu atau bersama dengan tetesan akhir air wudhu, sampai ia selesai dari wudhunya dalam keadaan suci dan bersih dari dosa-dosa." (HR Muslim no. 244) 6. Memberikan Cahaya pada Hari Kiamat Pada hari kiamat, umat Nabi Muhammad SAW akan dikenal melalui cahaya yang ada pada anggota tubuh mereka yang dibasuh dengan air wudhu. Cahaya ini menjadi tanda bahwa mereka adalah pengikut Nabi Muhammad. Rasulullah SAW bersabda, "Bahwa sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu." (HR. Al Bukhari no. 136 dan Muslim no. 246) Dalam riwayat lain, sahabat bertanya pada Rasulullah SAW: "Bagaimana engkau mengenali umatmu sesudah sepeninggalmu, wahai Rasulullah SAW?" Rasulullah SAW menjawab: "Tahukah kalian jika seseorang memiliki kuda yang berwarna putih pada dahi dan kakinya diantara kuda-kuda yang yang berwarna hitam yang tidak ada warna selainnya, bukankah dia akan mengenali kudanya? " Para sahabat menjawab: "Tentu wahai Rasulullah." Rasulullah SAW berkata: "Mereka (umatku) nanti akan datang dalam keadaan bercahaya pada dahi dan kedua tangan dan kaki, karena bekas wudhu mereka." (HR. Muslim no. 249) 7. Menghapus Dosa dan Mengangkat Derajat Wudhu yang sempurna, meskipun dalam kondisi yang sulit, akan menghapus dosa dan mengangkat derajat seseorang di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW mengajarkan untuk memperbanyak wudhu, berjalan menuju masjid, dan menunggu salat setelah salat sebagai amal yang mulia. Rasulullah SAW bersabda, "Maukah kalian aku tunjukan suatu amalan yaitu Allah SWT akan menghapus dosa-dosa dan mengangkat derajatnya! Para shahabat berkata: "Tentu, wahai Rasulullah. Lalu Rasulullah SAW bersabda: "Menyempurnakan wudhu walaupun dalam kondisi yang sulit, memperbanyak jalan ke masjid, dan menunggu salat sesudah salat, maka itulah yang disebut dengan ar ribath." (HR. Muslim no. 251) Keutamaan-keutamaan ini menunjukkan betapa besar nilai wudhu dalam Islam, baik dari segi ibadah, pembersihan diri, maupun sebagai amalan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.