6 Waktu Mustajab untuk Berdoa
Artinya: "Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak" (HR. Tirmidzi, 212, ia berkata: Hasan Shahih)
4. Saat sujud Dilansir dari etika kamu sedang sholat, tak ada salahnya juga untuk memanjatkan doa. Namun, perlu diperhatikan bahwa doa yang diterima hanya ketika kamu sedang sujud saja. Setelah membaca bacaan ketika sujud, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa-doa pendek.وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رَضِيَ اللهُ عَنْهُ - : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - ، قَالَ : (( أَقْرَبُ مَا يَكُونُ العَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ ، فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ )) . رَوَاهُ مُسْلِمٌ .
"Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Keadaan seorang hamba paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang bersujud, maka perbanyaklah berdoa saat itu." (HR. Muslim) 5. Waktu turun hujan
Berdoa ketika hujan juga sangat dianjurkan karena hujan merupakan nikmat dari Allah Swt.
ثنتان ما تردان : الدعاء عند النداء ، و تحت المطر
Artinya: "Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun." (HR. Al Hakim, 2534)
6. Waktu berbuka puasa
Dikutip dari laman Kemenag, waktu ijabah untuk memanjatkan doa-doa salah satunya adalah saat menjelang berbuka puasa. "Seperti Abdullah bin 'Amr bin 'Ash yang meriwayatkan, dia mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya, bagi orang yang berpuasa, pada saat berbuka ada doa yang tidak ditolak'" (HR Ibnu Majah) Terkabulnya doa orang yang berpuasa disebabkan kuatnya unsur kedekatan diri kepada Allah SWT serta jauh dari godaan syahwat. Demikian waktu mustajab untuk berdoa agar cepat terkabul. Semoga bermanfaat. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!