5 Makanan Rahasia Panjang Umur Warga Jepang yang Bisa Anda Coba
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 16 Mei 2025 | 01:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Jepang sudah lama dikenal sebagai negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Kunci utama dari umur panjang masyarakat Jepang adalah pola makan sehat dan gaya hidup yang seimbang. Seorang ahli gizi profesional dari Tokyo, Asako Miyashita, membagikan lima jenis makanan yang dipercaya menjadi rahasia panjang umur warga Negeri Sakura.
Asako yang tumbuh besar di Jepang sejak kecil diajarkan bahwa makanan bisa berperan sebagai obat. Bahkan neneknya yang berusia 92 tahun meyakini umur panjangnya karena rutin mengonsumsi makanan bergizi.
1. Rumput Laut
Rumput laut kaya akan mineral seperti zat besi, kalsium, folat, dan magnesium, serta tinggi serat yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Selain itu, rumput laut mengandung antioksidan dengan sifat anti-inflamasi dan anti-kanker.
2. Ikan
Konsumsi ikan berlemak seperti salmon dan tuna penting sebagai sumber protein dan lemak omega-3, yang dapat menurunkan tekanan darah serta meredakan peradangan. Asako juga menekankan pentingnya makan dengan penuh kesadaran untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh.
3. Lobak Daikon
Sayuran akar populer ini kaya akan vitamin C dan berfungsi meningkatkan sistem imun serta membantu mencegah masuk angin. Jika sulit menemukan lobak daikon, wortel, bit, dan lobak putih bisa menjadi pengganti.
4. Sup Miso
Miso, pasta kedelai fermentasi, kaya probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan usus dan sistem imun. Penelitian menunjukkan orang yang rutin mengonsumsi makanan fermentasi seperti miso dan tahu memiliki risiko kematian dini yang lebih rendah.
5. Ubi Jepang
Ubi jalar ungu atau 'imo' mengandung karbohidrat sehat dan antioksidan antosianin yang membantu melawan penuaan dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Dengan mengonsumsi makanan tradisional tersebut secara rutin, masyarakat Jepang mampu menjaga kesehatan dan kualitas hidup yang baik hingga usia lanjut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!