5 Langkah Membangun Ekosistem Tashih Konten Keislaman
“Kita perlu melakukan pelatihan-pelatihan level dasar, menengah, dan lanjut- untuk meningkatkan kapasitas masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua LPBKI-MUI, Endang Soetari, mengatakan Silatnas yang mengangkat tema “Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah” in menjadi forum diskusi antara LPBKI dan pemangku kepentingan.
“Kita menjalin MoU dengan kampus, pegiat Islamic fashion (IRD dan UIK). Islamic fashion menjadi bagian penting dalam pengembangan Islam wasathiyah,” kata dia di arena Silatnas Hotel Redtop Jakarta.
Dia menjelaskan di antara tugas LPBKI-MUI adalah pentashihah dan penerbitan buku dan konten keislaman, serta perwakafan Alquran dan buku-buku.
Di samping itu, kata dia, pihaknya juga melakukan pengelolaan perpustakaan, sosialisasi, pelatihan, dan bimbingan. Selain itu, LPBKI juga melakukan tashih alat peraga pendidikan dan fashion Islam.
Endang menambahkan, LPBKI-MUI telah melakukan sejumlah kegiatan literasi antara lain diskusi dengan KH Said Aqil Husain Al-Munawwar, workshop literasi Islam di Pesantren Al-Wathoniyah Jakarta, dan lainnya.
“Berbagai kegiatan ini akan kita galakkan dan kita akan merancang program-program ke depannya,” ujar dia. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!