40 Tewas dalam Kecelakaan Bus, Senegal Nyatakan Berkabung Nasional
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03:15 waktu setempat (03:15 GMT) Minggu pagi, kata Fall kepada AFP, menambahkan bahwa semua korban telah dievakuasi ke rumah sakit dan pusat medis di Kaffrine.
Puing-puing dan bus yang hancur sejak saat itu telah dibersihkan dan lalu lintas normal telah dilanjutkan di jalan, katanya.
Gubernur dan pejabat setempat telah mengunjungi tempat kejadian, tambahnya.
Presiden Sall mengatakan setelah masa berkabung nasional selesai, dewan pemerintah akan diadakan untuk "mengambil tindakan tegas terhadap keselamatan jalan."
Kecelakaan di jalan umum terjadi di Senegal, sebagian besar karena ketidakdisiplinan pengemudi, jalan yang buruk dan kendaraan yang jompo, kata para ahli.
Namun, ini adalah salah satu korban tewas terberat dari satu insiden dalam beberapa tahun terakhir. Pada Oktober 2020, setidaknya 16 orang tewas dan 15 lainnya luka-luka ketika sebuah bus bertabrakan dengan truk berpendingin di Senegal barat.
Bus berkapasitas 60 tempat duduk itu sedang menuju ke Rosso dekat perbatasan dengan Mauritania, kata pemadam kebakaran, menambahkan bahwa jumlah orang di dalamnya tidak diketahui.
Media lokal mengatakan saat itu truk tersebut sedang mengangkut ikan ke Dakar. @fen/afp/agensi/dailysabah.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!