BMKG: Bandung Diguyur Hujan Sore Ini, Suhu 17–32 Derajat Celsius 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 BMKG: Bandung Diguyur Hujan Sore Ini, Suhu 17–32 Derajat Celsius 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026

40 Juta Pekerja di Indonesia Gaji di Bawah 5 Juta: Tantangan Ketimpangan Pendapatan

ED
Jumat, 21 Juni 2024 | 17:15 WIB
Bagikan

VISI.NEWS | JAKARTAMenurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, ada sekitar 40 juta pekerja di Indonesia yang bergaji di bawah Rp 5 juta. Pekerja kelompok terbawah ini memiliki upah hanya sekitar Rp 5 juta, dan jumlah keluarga mereka banyak. Situasi ini menunjukkan ketimpangan pendapatan nasional yang masih lebar dan jauh dari target. Pada tahun 2025, Indonesia menargetkan pendapatan mencapai US$ 5.500 per tahun, sementara saat ini angkanya masih di bawah itu12. Kelompok ini rentan dan perlu mendapatkan perhatian melalui penyaluran bantuan sosial. Namun, data penerimaan bansos nasional masih berantakan, sehingga pemerintah kesulitan mendeteksi kelompok tersebut. Suharso juga menyebut ada 10 juta orang Indonesia dengan pendapatan di atas Rp 23 juta, namun jumlah anggota keluarga mereka relatif lebih sedikit dibanding kelompok 40 juta sebelumnya12. Sebagai solusi, Suharso mengusulkan agar sasaran pembangunan ke depan dilihat dari GNI per kapita, bukan lagi menggunakan pertumbuhan ekonomi dan gini rasio, agar intervensi pemerintah pada masyarakat menjadi lebih tepat.

Beberapa faktor yang menyebabkan gaji pekerja di bawah 5 juta rupiah di Indonesia antara lain: 1. Struktur Ekonomi: Sebagian besar pekerja di Indonesia bekerja di sektor informal, seperti pedagang kaki lima, buruh harian, dan pekerja rumahan. Sebagai akibatnya, mereka memiliki akses terbatas ke peluang pekerjaan yang lebih baik dan gaji yang lebih tinggi. 2. Keterampilan dan Pendidikan: Banyak pekerja dengan keterampilan rendah atau pendidikan terbatas. Ini membatasi peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang membayar lebih tinggi. 3. Persaingan: Tingginya jumlah pencari kerja dibandingkan dengan lapangan pekerjaan yang tersedia menyebabkan persaingan ketat. Akibatnya, perusahaan dapat memilih pekerja dengan gaji lebih rendah. 4. Regulasi dan Perlindungan Pekerja: Beberapa sektor industri tidak memiliki regulasi yang memadai untuk melindungi hak pekerja, termasuk gaji yang layak. Selain itu, penegakan hukum seringkali lemah. 5. Kondisi Ekonomi: Ketidakstabilan ekonomi, inflasi, dan tekanan pada perusahaan untuk mengurangi biaya dapat mempengaruhi besaran gaji. 6. Ketimpangan Sosial: Ketidaksetaraan pendapatan dan kesenjangan sosial juga berkontribusi pada gaji rendah bagi sebagian besar pekerja. Penting untuk memperhatikan bahwa ini adalah faktor umum, dan situasi individu dapat bervariasi. Pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya perlu bekerja sama untuk meningkatkan kondisi pekerja dan memastikan gaji yang lebih layak bagi semua pekerja. @shintadewip

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.