30.313 Calon Jemaah Haji Provinsi Jawa Barat Dinyatakan Memenuhi Syarat Kesehatan
Sementara itu pada kesempatan sama, Dirjen Bimas Katolik Suparman menyampaikan bahwa tahun 2024 ini akan dilakukan transformasi Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri (STAKATN) Pontianak menjadi institut. “Tahun ini, sesuai arahan Menteri Agama, STAKATN Pontianak statusnya akan ditingkakan menjadi institut,” kata Dirjen.
Ia menuturkan, Komisi VIII DPR RI memberikan atensi luar biasa bagi pendidikan keagamaan Katolik termasuk dukungan transformasi STAKATN Pontianak menjadi institut.“Tahun 2025 nanti, kita akan dirikan dua sekolah tinggi agama Katolik negeri,” tambah dia.
Selain alih status STAKATN Pontianak menjadi intitut, tahun ini Direktorat Jenderal Bimas Katolik memberikan bantuan berupa sepeda motor kepada para penyuluh agama Katolik yang bertugas di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Timur.
“Tahun ini kita berikan bantuan 42 motor bagi penyuluh agama Katolik di daerah 3T yaitu di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan NTT. Tahun 2025, bila anggarannya cukup, bantuan motor tersebut akan ditambah,” ucapnya.
Tampak hadir selain Dirjen Katolik dan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Direktur Bina Haji Arsyad Hidayat dan Direktur Urusan Agama Kristen Amsal Yowei.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!