Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026

3 Alasan BRI Liga 1 Mustahil Pakai VAR Musim Depan

ED
Rabu, 3 November 2021 | 11:45 WIB
Bagikan
3 Alasan BRI Liga 1 Mustahil Pakai VAR Musim Depan
VISI.NEWS | JAKARTA - Kinerja wasit di kompetisi BRI Liga 1 musim ini menjadi sorotan publik. Banyak keputusan pengadil lapangan yang dianggap tak wajar dan menuai kontroversi. Buruknya kinerja wasit ini membuat publik sepak bola Indonesia menuntut Liga 1 segera mengaplikasikan teknologi VAR (video assistant referee). PT LIB selaku operator Liga 1 mengungkapkan bahwa sudah merencanakan menggunakan VAR pada Liga 1 musim depan. PT LIB bahkan disebut siap menggelontorkan dana sekitar Rp 85 miliar. Tujuan dari penggunaan VAR untuk memudahkan wasit dalam mengambil keputusan. Selama ini pengadil lapangan di kompetisi Indonesia kerap kali mengeluarkan ketetapan yang kontroversial. "Tahap awal, kami akan membeli satu set VAR. Kalau nanti kompetisi kembali ke format semula, kandang dan tandang, kami harus membuat klaster VAR agar tidak jauh perpindahannya," kata Lukita. Meski PT LIB sudah menyuarakan rencana mereka, namun penggunaan VAR sepertinya masih akan sulit untuk diterapkan di Liga 1 musim depan. Berikut ulasannya. 1. Infrastruktur Tak Memadai Menggunakan teknologi VAR tidak sesederhana memasang alat tersebut di stadion. Penggunaan alat canggih ini juga harus didukung oleh infrastruktur yang memadai. Sementara itu, masih banyak klub Liga 1 yang belum memiliki stadion dengan infrastruktur memadai sehingga akan sulit menerapkan VAR di semua pertandingan. 2. Masih Kekurangan Wasit Lisensi FIFA Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita sudah menjelaskan bahwa Liga 1 belum siap diterapkan VAR. Salah satu alasannya adalah lisensi wasit di Indonesia. Hadian Lukita mengungkapkan bahwa Indonesia baru memiliki lima wasit berlisensi FIFA. Indonesia masih kurang tujuh wasit lisensi FIFA untuk bisa menerapkan VAR. 3. Perlu Diedukasi Soal VAR Masalah lain yang dihadapi Liga 1 untuk menerapkan VAR adalah sumber daya manusia. Banyak pihak yang harus lebih dulu mendapat pelatihan soal VAR, selain wasit tentunya. Alasan-alasan ini yang membuat VAR sepertinya masih akan sulit untuk bisa diterapkan di Liga 1 musim depan meski PT LIB sudah merencanakan anggaran untuk VAR. @fen/sumber: suara.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.