253 Ton Logistik Bantuan Gempa Dikirim ke NTT
Pemerintah telah mengirimkan 253 ton logistik bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Rabu (19/8/2026)./visi.news/Arsip TNI AU.
Pemerintah juga terus memantau proses penanganan bencana untuk memastikan distribusi bantuan dapat berlangsung dengan cepat.
"Kemudian yang ketiga, pemerintah terus memantau penanganan bencana di sana, sehingga diharapkan pelaksanaan penanganan dapat berjalan cepat, seluruh logistik dapat secepat mungkin diterima oleh masyarakat," tambahnya.
Teddy turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat, warga, relawan, dan pihak lain yang terlibat dalam penanganan bencana gempa bumi di NTT.
"Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapapun yang turut membantu penanganan bencana ini, sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak. Terima kasih, mari kita doakan bersama," imbuhnya.
Korban Gempa NTT Mencapai 202 Orang
Sementara itu, Basarnas menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan gempa bumi di NTT. Hingga hari ketiga pascabencana, tercatat 202 orang menjadi korban.
"Sampai dengan hari ketiga kemarin, pukul 23.30 WIB, telah kami kompulir, total korban adalah 202 orang, meninggal dunia 70 orang dan luka-luka 132 orang," kata Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, dalam konferensi pers dikutip, Rabu (19/8/2026).
Data tersebut mencatat 70 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka-luka berdasarkan hasil pendataan Basarnas hingga Selasa (18/8/2026) pukul 23.30 WIB.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!