2000 Mahasiswa Ikuti Program Huawei AI Creation Siapkan Startup Berbasis Kecerdasan Artifisial

ED
Rabu, 5 Januari 2022 | 02:10 WIB
Bagikan
2000 Mahasiswa Ikuti Program Huawei AI Creation Siapkan Startup Berbasis Kecerdasan Artifisial

“Selama lebih dari 21 tahun hadir dan tumbuh di tengah masyarakat Indonesia, Huawei berharap terus dapat berkontribusi dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi pasca-pandemi serta berpartisipasi untuk mendukung visi besar Indonesia Emas 2045. Di bawah payung komitmen besar I Do, Huawei sekarang ini memiliki target menyiapkan 100 ribu talenta digital hingga 2024 sebagai salah satu sumbangsih untuk menyiapkan SDM yang terampil dan siap untuk mendukung laju pertumbuhan perusahaan rintisan digital di Indonesia,” ujar Jason Zhang.

Hingga akhir 2021, Indonesia menempati posisi kelima di dunia dengan jumlah startup sebanyak 2322 setelah Amerika Serikat, India, United Kingdom dan Kanada. Untuk mendorong pengembangan startup di Indonesia, Indonesia telah menginisiasi program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital sejak tahun 2016. Hingga saat ini dilaporkan lebih dari 1160 calon pendiri startup telah memperoleh pendampingan dalam pengembangan proyek startup mereka.

Program Huawei AI Creation ini juga merupakan bagian dari program besar bernama Huawei Cloud Spark yang diluncurkan sejak Agustus 2020 di Singapura. Melalui program ini Huawei berkolaborasi dengan pemerintah, inkubator terkemuka dan perusahaan venture capital serta universitas membangun platform pendukung bagi munculnya perusahaan rintisan. Saat ini lebih dari 40 perusahaan rintisan telah berpartisipasi dalam program ini.

Program Spark ini telah menginvestasikan lebih dari $100 juta dolar Amerika untuk tiga tahun dan menyediakan dukungan komprehensif bagi ekosistem startup dan menciptakan nilai baru bagi para startup.

Program AI Creation ini diawali dengan seleksi proposal ide startup berbasis AI, di mana mahasiswa membentuk tim untuk membangun startup digital mereka. Hasil dari seleksi ide, dipilih 30 besar startup yang akan diberikan fasilitas membangun startup digital dari segi pengembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (Hacker), desain dan produk (Hipster), serta bisnis dan manajemen (Hustler).

Selama 3 bulan, para peserta akan ditantang untuk membangun sendiri produk startup mereka, brand beserta teknologi yang akan dipergunakan di bawah bimbingan dan arahan dari para pakar dan praktisi yang terlibat dalam program ini. Peserta juga akan dibekali dengan wawasan industri, pengembangan aplikasi, dan bisnis melalui lebih dari 50 webinar melalui Tampil ID (tampil.id). Peserta juga diberikan fasilitas Huawei Cloud secara gratis.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.