2.675 Siswa Lolos Penempatan Jalur RMP SPMB Kota Bandung 2025
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 26 Mei 2025 | 20:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Sebanyak 2.675 calon siswa dinyatakan lolos verifikasi tahap kedua dan resmi ditempatkan di SMP Negeri se-Kota Bandung melalui jalur Afirmasi Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Dani Nurahman, menyampaikan pengumuman ini secara daring melalui kanal YouTube resmi Dinas Pendidikan. Seluruh hasil penempatan juga telah dipublikasikan secara terbuka di laman spmb.bandung.go.id.
"Seleksi ini dilakukan oleh sistem. Seluruh siswa yang terdata DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) pada Dapodik didata kemudian diverifikasi sekolah asal dan divalidasi oleh sekolah tujuan," jelas Dani, Jumat (23/5/2025).
Ia mengungkapkan, total kuota Jalur Afirmasi RMP mencapai 30 persen dari keseluruhan daya tampung, dengan 20 persen di antaranya sudah diisi pada tahap ini. Sementara 10 persen sisanya akan diisi melalui proses pendataan lanjutan yang masih berlangsung.
Meski demikian, tidak semua siswa diterima. Sebanyak 558 orang tua murid menolak penempatan dengan berbagai alasan, dan 572 siswa tidak lolos tahap validasi.
Dani menekankan bahwa calon siswa yang telah mendapatkan tempat wajib melakukan daftar ulang pada 8–9 Juli 2025 melalui laman resmi SPMB.
Ketua Tim SPMB Kota Bandung, Edy Suparjoto, menambahkan bahwa kuota yang belum terisi akan dialihkan ke jalur afirmasi lanjutan guna memastikan kuota 30 persen tetap terpenuhi.
"Silakan bagi yang menolak atau tidak lolos validasii penempatan Afirmasi RMP, untuk ikut pendataan SPMB. Untuk jalur bisa pilih Jalur RMP lagi atau jalur lainnya sesuai pilihan masing-masing," ujarnya, Senin (26/5/2025).
Untuk menjawab pertanyaan publik, pihak SPMB telah membuka layanan informasi melalui chatbox 24 jam di laman SPMB, serta help desk di sekolah-sekolah negeri. Konsultasi tatap muka juga tersedia di Kantor Dinas Pendidikan, bekerja sama dengan Disdukcapil dan Dinas Sosial.
Edy pun mengimbau masyarakat untuk turut menjaga integritas proses SPMB, dan melaporkan bila menemukan dugaan kecurangan melalui formulir pengaduan yang tersedia di situs resmi. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!