2.600 Guru Ngaji di Kota Bandung Siap Berantas Buta Huruf Al-Qur’an
Untuk itu, Erwin meminta dukungan seluruh guru ngaji di Kota Bandung untuk menyukseskan program-program yang telah diinisiasi Pemkot Bandung.
Program ini juga didukung penuh oleh Kemenag Kota Bandung. Kepala Kantor Kemenag, Abdurahim menyatakan siap bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai ormas dan lembaga.
“Kami siap mengawal dan mendukung penuh program Pak Wali dan Wakil Wali Kota. Ini adalah bagian dari tugas kami dalam membangun masyarakat agamis,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur'an (FKPQ), Rida Rosida menyebut, saat ini terdapat 720 lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kota Bandung dengan lebih dari 18.000 santri aktif.
Para guru ngaji yang tergabung dalam FKPQ adalah garda terdepan dalam mencetak generasi Qurani sejak usia dini.
“Kami hadir untuk berjuang, membimbing anak-anak usia 4-6 tahun dan SD kelas 1-2 agar bisa membaca dan menulis Al-Qur’an dengan baik,” katanya.
Ia menegaskan FKPQ siap mendukung seluruh program pemberantasan buta huruf Al-Qur'an yang digagas Pemda Kota Bandung. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!