19 Tewas 20 Luka-luka, Truk Tabrak Prosesi Pemakaman di China Timur
VISI.NEWS | CHINA - Sedikitnya 19 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka pada Minggu (8/1) dalam kecelakaan lalu lintas di Provinsi Jiangxi, China Timur, lapor media pemerintah.
"Kecelakaan lalu lintas jalan besar" terjadi tepat sebelum pukul 01:00 (17:00 GMT) di Kabupaten Nanchang, lapor stasiun penyiaran CCTV, mengutip pihak berwenang setempat.
"Penyebab kecelakaan itu sedang diselidiki secara mendalam," tambah CCTV.
Outlet berita lokal Jimu yang berafiliasi dengan Grup Media Harian Hubei milik negara melaporkan, kecelakaan itu terjadi ketika sebuah truk menabrak prosesi pemakaman.
Orang-orang telah melakukan persembahan pinggir jalan kepada orang mati sebelum berencana untuk pergi ke krematorium pada Minggu pagi, kata seorang wanita lokal bermarga Deng kepada outlet tersebut.
Mereka kemudian ditabrak truk, kata laporan itu, dengan sebagian besar korban tewas dan terluka adalah peserta pemakaman.
Pria lokal lainnya, bermarga Gong, mengatakan kepada outlet tersebut bahwa istrinya telah tewas dalam kecelakaan itu dan mereka sedang menghadiri pemakaman.
Truk itu tiba-tiba menabrak barisan belakang, merobek rombongan sebelum akhirnya mencapai mobil jenazah, katanya.
Sekitar satu jam setelah berita kecelakaan itu muncul, polisi lalu lintas Kabupaten Nanchang mengeluarkan tip perjalanan kepada pengemudi yang mengatakan bahwa daerah itu mengalami "cuaca berkabut".
"Visibilitas berkendara buruk, visibilitas rendah, yang dapat dengan mudah menyebabkan kecelakaan lalu lintas," katanya.
"Tolong perhatikan lampu kabut...perlambat, berkendara dengan hati-hati, jaga jarak aman dengan mobil di depan, hindari pejalan kaki, jangan berpindah jalur dan menyalip," tambahnya.
Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di China karena kurangnya kontrol keselamatan yang ketat.
Bulan lalu, satu orang tewas dalam penumpukan jalan raya di China Tengah yang melibatkan ratusan kendaraan dan disebabkan oleh jarak pandang yang rendah dalam kabut.
Dan pada bulan September, 27 penumpang meninggal setelah sebuah bus yang membawa mereka ke fasilitas karantina di Provinsi Guizhou Barat Daya terbalik di jalan raya. @fen/afp/dailysabah.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!