1,05 Juta Liter Air Diguyurkan dari Udara untuk Padamkan Karhutla Kalbar
Ilustrasi water bombing dalam upaya pemadaman kebakaran hutan./visi.news/shutterstock.
Operasi water bombing juga dilakukan di Provinsi Jambi. Pemantauan melalui dua armada patroli udara menemukan 14 titik api.
BNPB mencatat, secara kumulatif hingga 23 Agustus 2026, operasi water bombing di Jambi telah menangani lahan seluas sekitar 226,9 hektare.
Sementara itu, operasi darat masih berlangsung di sejumlah lokasi dengan status padam, pemadaman, dan pendinginan.
Adapun operasi modifikasi cuaca (OMC) di Provinsi Jambi telah selesai dilaksanakan pada 3-12 Juni 2026. Operasi tersebut menggunakan satu armada dalam 13 sortie dengan total 12.991 kilogram bahan semai natrium klorida (NaCl).
“BNPB bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus mengoptimalkan operasi udara dan darat, pemantauan hotspot, serta koordinasi lintas sektor untuk mencegah meluasnya karhutla dan mengurangi dampaknya terhadap masyarakat,” pungkasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!