Yang Menarik dari Asia Afrika Festival 2025: Bayar Pakai Sampah

ED
Minggu, 19 Oktober 2025 | 05:04 WIB
Bagikan
Yang Menarik dari Asia Afrika Festival 2025: Bayar Pakai Sampah

Kepala Bagian Umum Setda Kota Bandung, Syukur Sabar, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Gerakan seperti ini membuktikan bahwa ketika masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha bersatu, kita bisa menghadirkan solusi konkret terhadap masalah lingkungan kota,” katanya. Ia menekankan bahwa ini sejalan dengan program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan), yang digencarkan Pemkot Bandung.

Pemkot sendiri, lanjut Syukur, telah membangun TPS 3R dan memperluas jaringan bank sampah di berbagai wilayah. Selain itu, ribuan pendamping pemilahan sampah telah direkrut untuk membantu edukasi di lingkungan RT, RW, dan kelurahan. “Jika warga memulai dari rumah, maka perubahan akan nyata terasa. Sampah bahkan bisa menjadi sumber pendapatan tambahan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti bahwa nilai dari kegiatan ini bukan hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga dari nilai spiritual dan sosial. “Menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Kita belajar bersyukur, merawat ciptaan Tuhan, dan membangun kota yang lebih bersih dan layak ditinggali,” ujar Syukur. Spirit tersebut menurutnya sejalan dengan visi Bandung Utama—Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis.

Hingga siang hari, berdasarkan pantauan Humas Kota Bandung pukul 11.30 WIB, suasana bazar masih ramai. Acara ini turut disiarkan langsung oleh Maestro Radio Bandung dan kanal YouTube resminya. Di tengah gegap gempita Asia Afrika Festival 2025, Great Bandung membuktikan bahwa festival bukan hanya soal selebrasi, tetapi juga bisa menjadi ajang edukasi dan transformasi sosial yang menyenangkan.

@uli

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.