Yang Mana Duluan, Sholat Tahajud, Hajat, atau Witir?
Sholat Witir
Masih dilansir dari sumber sebelumnya, sholat Witir adalah sholat sunnah yang dilakukan dengan jumlah rakaat ganjil, sebagai penutup dari rangkaian ibadah malam. Sholat ini dapat dilakukan dengan jumlah rakaat minimal satu dan maksimal sebelas rakaat.
Tidak ada tasyahud awal dalam sholat Witir melainkan langsung dengan tasyahud akhir. Biasanya, sholat Witir ditunaikan setelah sholat Tahajud atau sholat Tarawih, sebagai penutup ibadah di akhir malam.
Sebelum melaksanakan sholat Witir, niat adalah hal yang penting untuk diucapkan. Berikut adalah bacaan niat sholat Witir satu rakaat: أَصَلَّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ )مَأْمُومًا / إِمَامًا( لِلَّهِ تعَالَى
Latinnya: Usholli sunnatal witri rak'atan mustaqbilal qiblati adaan (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aala
Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan sholat sunah Witir satu rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta'ala.
Sholat Witir tidak hanya menjadi penutup rangkaian ibadah malam, tetapi juga memiliki banyak keutamaan bagi yang mengerjakannya secara rutin. Berikut beberapa keutamaan dari sholat Witir:
1. Sholat Witir yang dikerjakan dengan ikhlas akan membantu seorang muslim menjaga diri dari perbuatan yang tidak disukai Allah SWT 2. Salah satu manfaat utama dari melaksanakan sholat Witir adalah mendapat rahmat dan ampunan dari Allah SWT 3. Orang yang rutin melaksanakan sholat Witir akan mendapatkan kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT 4. Sholat Witir juga berfungsi sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!