Yang Lain Demo, Pedagang Pasar Banjaran Lebih Menyiapkan "Masa Depan"
VISI.NEWS | BANJARAN - Ketika sebagian pedagang pasar melakukan aksi demo ke DPRD Kabupaten Bandung, pedagang Pasar Banjaran malah lebih menyiapkan "masa depan" tempat relokasi di Tempat Penampungan Berdagang Sementara (TPBS).
Keterangan yang dihimpun VISI.NEWS, Senin (29/5/2023) menyebutkan bahwa dari 1.406 pedagang di pasar tersebut, tercatat sudah ada 1.000 pedagang yang mendaftar dan mengambil kunci kios di FPBS. "Informasinya sih memang sudah hampir 1.000 pedagang yang mendaftar dan mengambil kunci di FPBS. Mungkin mereka khawatir tidak kebagian tempat yang cocok untuk mereka jualan," ujar seorang pedagang.
Sebagian diantaranya bahkan sedang melaksanakan persiapan perpindahan ke TPBS. Nampak tadi siang sejumlah pedaganh tengah menyiapkan tempat jualannya agar bisa segera membuka kosnya di tempat penampungan sementara itu.
Diberitakan sebelumnya, bahwa sebagian pedagang pasar menolak revitalisasi pasar dengan berbagai alasan. Diantaranya kondisi ekonomi yang belum kondusif, harga kios yang terlalu mahal, dan ada aspirasi kalau pembangunan dilakukan oleh pedagang, harga kios/lapak bisa lebih murah.
Penataan Banjaran
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah sebelumnya mengungkapkan bahwa rencana pembangunan Pasar Sehat Banjaran tak hanya membangun pasar yang sehat dan representatif namun juga menjadi bagian dari penataan Kota Banjaran.
"Pembangunan Pasar Sehat Banjaran merupakan program yang terencana dan tertuang dalam dokumen perencanaan daerah, yaitu RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2026," jelasnya.
Kajian detail engineering design (DED) tahun 2010, dan master plan tahun 2021 dan tahun 2022, didukung appraisal perluasan lahan tahun 2011, appraisal lahan dan bangunan tahun 2022, appraisal perluasan lahan tahun 2022, dan kajian kontribusi tahun 2022, mengharuskan adanya penataan di kota kecamatan tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!