Xuân Son Kejar Mimpi Piala Dunia, Siap Antar Vietnam Pertahankan Gelar ASEAN
VISI.NEWS – Penyerang andalan Tim Nasional Vietnam, Nguyễn Xuân Son, menegaskan tekadnya untuk membawa Vietnam kembali mempertahankan supremasi sepak bola Asia Tenggara di ajang ASEAN Hyundai Cup 2026. Di balik ambisi tersebut, pemain kelahiran Brasil itu juga menyimpan mimpi yang lebih besar, yakni mengantarkan Vietnam lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Perjalanan Xuân Son menjadi salah satu kisah paling inspiratif di kawasan Asia Tenggara. Lahir di Brasil dengan nama Rafaelson, pesepak bola berusia 29 tahun itu meniti karier di berbagai negara sebelum akhirnya menemukan rumah baru di Vietnam.
Setelah sempat berkarier di Jepang dan Denmark, ia bergabung dengan kompetisi Vietnam pada 2019. Lima tahun kemudian, ia resmi memperoleh kewarganegaraan Vietnam dan mengadopsi nama Nguyễn Xuân Son, tanpa melupakan identitas Brasil yang telah membentuk perjalanan hidupnya.
Kini, ia menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad berjuluk Golden Star Warriors.
Debut Internasional yang Langsung Bersejarah
Xuân Son mencatat debut internasional yang luar biasa bersama Vietnam pada ASEAN Championship 2024.
Dalam turnamen pertamanya, ia langsung tampil sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi tujuh gol sekaligus dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP), membantu Vietnam meraih gelar juara ASEAN untuk ketiga kalinya.
Namun, kebahagiaan tersebut berubah menjadi ujian berat ketika ia mengalami patah tulang kaki serius pada leg kedua final melawan Thailand.
Cedera patah tulang tibia dan fibula kanan itu membuatnya harus menjalani masa pemulihan panjang selama hampir sepuluh bulan.
"Masa itu sangat sulit. Ketika kaki saya patah, saya sempat berpikir karier saya telah berakhir," ujar Xuân Son.
"Perasaannya sangat campur aduk. Dalam turnamen itu saya menjadi juara, pencetak gol terbanyak, dan pemain terbaik. Kini semuanya berbeda. Ini tahun yang baru dan tim juga berbeda. Saya hanya ingin memberikan yang terbaik bagi tim. Semua pemain merasakan hal yang sama. Kami berjuang demi trofi ini untuk rakyat Vietnam karena mereka sangat menginginkannya."
Bangkit dari Cedera Berat
Dengan dukungan keluarga, klub Nam Định FC, serta Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), Xuân Son berhasil bangkit dari cedera yang menjadi salah satu tantangan terbesar dalam dunia sepak bola.
Ia kembali merumput pada ASEAN Club Championship Shopee Cup 2025/26 pada Desember lalu.
Comeback-nya berlangsung luar biasa. Xuân Son kembali mencetak tujuh gol, menjadi pencetak gol terbanyak bersama, sekaligus membawa Nam Định FC melaju hingga babak semifinal.
"Saya hanya memikirkan satu hal, yaitu kembali bermain sepak bola," katanya.
"Saya merasa sangat diberkati. Banyak orang yang terus mendukung saya. Itu sangat penting setelah mengalami cedera seperti patah kaki."
Menurutnya, dukungan masyarakat Vietnam menjadi kekuatan terbesar selama menjalani rehabilitasi.
"Cinta dari masyarakat adalah hal yang paling penting selama masa itu. Ketika merasakan cinta tersebut, Anda memperoleh kekuatan untuk melewati seluruh proses latihan dan pemulihan."
Dari Kota Kecil Brasil Menuju Vietnam
Perjalanan sepak bola Xuân Son dimulai dari kota kecil Pirapemas, Brasil.
Saat berusia 14 tahun, ia meninggalkan kampung halamannya menuju Salvador demi bergabung dengan akademi sepak bola.
Setelah beberapa tahun bermain di Brasil, ia mencoba peruntungan di luar negeri dengan bermain di Jepang dan Denmark pada 2018 hingga 2019.
Pada tahun yang sama, ia memutuskan hijrah ke Vietnam.
Awalnya ia memperkuat Nam Định FC sebelum melanjutkan karier bersama SHB Đà Nẵng FC dan Bình Định FC.
Bersama Bình Định, ia menjadi pencetak gol terbanyak Liga Vietnam musim 2023.
Tak lama kemudian, Xuân Son kembali bergabung dengan Nam Định FC dan sukses mengantarkan klub tersebut meraih gelar juara liga domestik sekaligus kembali menjadi top skor kompetisi musim 2023/24.
Pada September 2024, setelah memenuhi syarat tinggal selama lima tahun, pemerintah Vietnam memberikan kewarganegaraan kepadanya.
Ia kemudian resmi menggunakan nama Nguyễn Xuân Son, sementara nama Rafaelson tetap menjadi bagian dari identitas asalnya.
Vietnam Menjadi Rumah Kedua
Xuân Son mengaku kehidupannya berubah setelah tinggal di Vietnam.
Ia bahkan menyebut negara tersebut sebagai rumah yang ingin ia tinggali sepanjang hidupnya.
"Sejujurnya, mengalami budaya yang berbeda sangat baik bagi saya. Ketika datang ke Vietnam, saya berusaha memahami budaya, beradaptasi dengan negara ini dan juga sepak bolanya."
"Saya benar-benar mencintai Vietnam, begitu pula keluarga saya."
"Dua anak saya lahir di Vietnam. Negara ini sangat istimewa bagi saya. Saya ingin tinggal di sini selama sisa hidup saya. Luar biasa bisa merasakan cinta dari masyarakat."
Dipercaya Menjadi Wakil Kapten
Kontribusi besar Xuân Son membuat pelatih mempercayainya sebagai salah satu wakil kapten Tim Nasional Vietnam pada ASEAN Hyundai Cup 2026.
Kepercayaan tersebut menurutnya menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras.
"Itu membuat saya semakin termotivasi memberikan yang terbaik dan menunjukkan kepada pemain lain maupun staf pelatih apa yang bisa saya lakukan."
"Ketika memiliki tanggung jawab seperti ini, Anda harus memberikan lebih banyak lagi."
Ia menilai tekanan justru menjadi energi positif.
"Saya pikir tekanan itu baik karena dengan tekanan Anda bisa memberikan lebih banyak kepada pelatih, baik saat latihan maupun pertandingan."
Vietnam membuka turnamen dengan kemenangan telak 7-0 atas Timor-Leste, di mana Xuân Son turut menyumbang gol.
Kini Golden Star Warriors bersiap menghadapi pemuncak klasemen Grup A, Singapura, dalam laga penting yang akan berlangsung di Hanoi.
"Kami siap bermain dan siap menang karena kami memiliki pemain-pemain berkualitas."
"Kami akan memberikan 100 persen untuk menjadi juara lagi. Itulah tantangan kami."
Mimpi Terbesar: Piala Dunia
Di luar target mempertahankan gelar ASEAN Hyundai Cup, Xuân Son memiliki cita-cita yang jauh lebih besar.
Ia ingin menjadi bagian dari sejarah dengan membawa Vietnam tampil di Piala Dunia FIFA untuk pertama kalinya.
"Mimpi saya adalah pergi ke Piala Dunia."
"Saya sering memikirkannya karena jika saya bisa melakukannya bersama negara ini, itu akan menjadi salah satu momen paling istimewa dalam sejarah sepak bola Vietnam."
"Itu juga menjadi mimpi keluarga saya. Saya bekerja keras dan berharap suatu hari nanti kami bisa lolos ke Piala Dunia karena itu akan menjadi sesuatu yang sangat spesial bagi semua orang dan seluruh pemain."
Dengan pengalaman internasional, mentalitas pantang menyerah, serta dukungan penuh masyarakat Vietnam, Nguyễn Xuân Son kini menjadi simbol baru sepak bola Vietnam. Dari seorang anak di kota kecil Brasil hingga mengenakan ban wakil kapten Timnas Vietnam, ia terus mengejar mimpi terbesar: membawa Golden Star Warriors tidak hanya berjaya di Asia Tenggara, tetapi juga tampil di panggung sepak bola dunia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!