Wayang Kulit "Rajamala" Jadi Cinderamata "11-th Asean Para Games"

ED
Kamis, 21 Juli 2022 | 07:37 WIB
Bagikan
Wayang Kulit "Rajamala" Jadi Cinderamata "11-th Asean Para Games"

VISI.NEWS | SOLO - Sosok "Rajamala" yang terdapat dalam mitologi pewayangan, yang terpilih sebagai maskot pesta olahraga khusus bagi kaum difabel di kawasan Asia Tenggara, "11-th Asean Para Games (APG) 2022" di Kota Solo, akan menjadi cinderamata bagi seluruh peserta.

Indonesia Asean Para Games Organizing Committee (Inaspoc) sebagai pelaksana "11-th APG 2022", memesan sebanyak 2.600 wayang kulit Rajamala sebagai cinderamata untuk para atlet dan official dalam pesta olahraga akbar yang akan digelar pada 30 Juli sampai 6 Agustus 2022.

Ketua Inaspoc, Gibran Rakabuming Raka, yang juga wali kota Solo, menunjuk salah satu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Solo yang memproduksi kerajinan wayang, yakni Sanggar Wayang Gogon di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Margono, perajin sekaligus Pemilik Sanggar Wayang Gogon, mengungkapkan kepada wartawan, di sanggarnya kawasan Kentingan, Jebres, dia mendapatkan pesanan wayang Rajamala tersebut secara mendadak dan mulai memproduksi pada tanggal 16 Juli.

"Saya hanya diberi waktu 10 hari. Pada tanggal 26 Juli nanti souvenir Asean Para Games harus sudah selesai dan sudah harus saya kirim. Jadi ya terpaksa kerja lembur. Saya dibantu 90 orang perajin," ujar Margono, di rumahnya yang tidak jauh dari kampus ISI Surakarta, Rabu (20/7/2022).

Perajin wayang kulit yang produktif itu, menyatakan, pesanan cinderamata dari Wali Kota Solo berupa wayang Rajamala tersebut merupakan yang kedua kali, setelah sebelumnya dia mendapat pesanan cinderamata berupa wayang kulit mini, untuk even internasional yang merupakan rangkaian dari pertemuan G20 pada Februari 2022. "Sebelumnya, Rajamala dipilih sebagai maskot APG dan sudah dilaunching di car free day. Kemudian, saya diminta membuat sebanyak 2.600 wayang kulit Rajamala berukuran kini untuk merchandise APG," jelasnya.

Meskipun Margono mengaku terkejut mendapatkan pesanan mendadak dengan tenggat waktu sangat terbatas, perajin tersebut menyatakan akan berupaya menyelesaikan 2.600. wayang yang dipesan tepat waktu. "Saya menyodorkan 15 sampel wayang kulit, berupa wayang kulit. Dari sampel yang saya tawarkan akhirnya dipilih wayang kulit Rajamala klasik," tuturnya lagi.

Dalam sisa waktu sekitar sepekan sebelum penyerahan pesanan, kata Margono lagi, proses mendapatkan bahan baku berupa kulit kerbau, kulit sapi, dan kulit domba yang memenuhi syarat tidak mengalami hambatan. Kemudian dia juga mengerjakan sendiri pembuatan desain, model tatah, pewarnaan, sunggingan, maupun pengemasannya "Selama ini tidak ada kesulitan teknis, semua lancar. Insya Allah bisa selesai tepat waktu," tandasnya.

Menyinggung sosok Rajamala dalam pewayangan, Margono menambahkan, dalam cerita wayang kulit purwa tokoh Rajamala digambarkan sebagai seorang senopati pemimpin perang yang handal. Rajamala juga dikenal sakti mandraguna yang tidak bisa dikalahkan. Bahkan Rajamala juga digambarkan memiliki nyawa rangkap, sehingga apabila senopati perang itu terbunuh bisa hidup kembali jika terkena percikan air.

Di Keraton Surakarta, Rajamala pernah digunakan Sunan Paku Buwono X sebagai hiasan haluan dan buritan kapal pesiar untuk mengarungi Bengawan Solo. Haluan dan buritan kapal diberi hiasan yang sama atau disebut "Canthik Rajamala" karena ukuran kapal yang sangat panjang. Sehingga agar kapal tidak perlu berbalik arah saat akan kembali ke pelabuhan asal, di bagian haluan dan buritan diberi hiasan yang sama persis.@tok

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.