Warren Buffett Bagikan Rencana Wasiat
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 2 Desember 2024 | 01:02 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Warren Buffett, salah satu orang terkaya di dunia, baru-baru ini membagikan rencana wasiatnya secara rinci terkait bagaimana kekayaannya akan didistribusikan setelah ia meninggal. Dalam surat yang ia kirimkan kepada para pemegang saham, investor legendaris dan CEO Berkshire Hathaway yang berusia 94 tahun itu membahas tentang kematian, mengingat bahwa ia pernah berharap istrinya yang telah meninggal akan hidup lebih lama darinya. Buffett mengungkapkan bahwa meskipun ia merasa sangat beruntung hingga saat ini, ia menyadari bahwa waktu terus berjalan, dan ia tak lama lagi akan meninggalkan dunia ini.
"Tetapi ia bisa berubah-ubah- bahkan tidak adil dan bahkan kejam- terkadang mengakhiri hidup saat lahir atau segera setelahnya sementara, di waktu lain, menunggu sekitar satu abad sebelum berkunjung. Sampai saat ini, saya sangat beruntung, tetapi, tak lama lagi, ia akan menghampiri saya," jelasnya.
Buffett berharap ketiga anaknya yaitu Susie, Howard, dan Peter yang kini berusia 60-an hingga 70-an, dapat hidup cukup lama untuk memutuskan bagaimana kekayaan mereka akan disumbangkan untuk kegiatan filantropi. Jika anak-anaknya tidak dapat mencapai kesepakatan, ia juga menunjuk tiga wali amanat pengganti yang akan mengambil keputusan terkait sumbangan tersebut, meskipun nama-nama mereka tidak disebutkan dalam surat tersebut.
"Jangka hidup anak-anak saya yang diharapkan telah berkurang secara signifikan sejak janji tahun 2006," tulisnya.
"Saya tidak pernah ingin menciptakan dinasti atau menjalankan rencana apa pun yang melampaui anak-anak," jelasnya.
Sebagai bagian dari rencananya, Buffett juga akan mengalihkan 1.600 saham Kelas A Berkshire Hathaway menjadi 2,4 juta saham Kelas B, yang lebih sedikit hak suaranya. Sebagian besar saham tersebut — sekitar 1,5 juta — akan disumbangkan kepada Susan Thompson Buffett Foundation, sementara 300.000 saham lainnya akan dialokasikan untuk tiga yayasan yang dikelola oleh anak-anaknya, dengan total nilai sekitar 1,2 miliar dolar AS (sekitar Rp19 triliun).
Buffett, yang diperkirakan memiliki kekayaan senilai 150 miliar dolar AS, telah berkomitmen untuk terus menyumbangkan sebagian besar kekayaannya sejak 2006. Selain itu, ia memberikan nasihat kepada orang tua dengan kekayaan besar untuk memastikan anak-anak mereka memahami keputusan-keputusan terkait warisan dan tanggung jawab yang akan mereka hadapi setelah orang tua mereka meninggal.
"Ketika anak-anak Anda sudah dewasa, mintalah mereka membaca surat wasiat Anda sebelum Anda menandatanganinya," tulisnya.
"Pastikan setiap anak memahami logika keputusan Anda dan tanggung jawab yang akan mereka hadapi setelah Anda meninggal," tambahnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!