Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Harapan Mahasiswa di Tengah Perubahan Program Studi

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 13:38 WIB
Bagikan
Harapan Mahasiswa di Tengah Perubahan Program Studi

Mahasiswa mengikuti perkuliahan dengan materi teknologi terbaru di kampus /visi.news/Kompas.

VISI.NEWS | JAKARTA-  Di tengah cepatnya perkembangan teknologi, banyak mahasiswa mulai bertanya tanya, apakah jurusan yang mereka pilih masih relevan di masa depan. Kekhawatiran itu kini mendapat jawaban, program studi tidak akan ditutup begitu saja, melainkan dikembangkan agar tetap mengikuti zaman.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwa arah kebijakan bukan menghapus, tetapi memperbarui. Bagi mahasiswa, ini menjadi angin segar bahwa pendidikan yang mereka jalani akan terus disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

"Alih-alih kita menutup, kita justru mengembangkan. Dikembangkan ya, bukan ditutup," tegas Brian, Rabu (29/4/2026).

Di ruang kelas, perubahan ini berarti materi yang diajarkan tidak lagi sama seperti dulu. Jurusan yang ada akan terus diperbarui mengikuti perkembangan teknologi, seperti integrasi internet of things, kecerdasan buatan, hingga komputasi masa depan.

"Jadi misalnya ya jurusan elektro zaman dulu dengan elektro zaman sekarang kan berbeda. Sekarang dulu belum ada IoT, sekarang ada IoT," kata dia.

Bagi mahasiswa, hal ini membuka peluang untuk mendapatkan ilmu yang lebih relevan. Mereka tidak hanya belajar teori lama, tetapi juga dipersiapkan menghadapi kebutuhan industri yang terus berubah.

Pembaruan ini bahkan direncanakan dilakukan secara berkala, setiap beberapa tahun sekali. Tujuannya agar lulusan perguruan tinggi tidak tertinggal dari perkembangan teknologi yang bergerak cepat.

"Misalnya ada AI, bagaimana nih AI ini? Ada IoT kemudian ke depan ada kuantum komputasi. Kita harus ubah dong supaya nanti lulusannya ketika lulus, dia bekerja, sesuai dengan perkembangan teknologi yang empat tahun lagi dipakai," jelasnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.