Wamenag: Setiap Tahun Indonesia Butuh 6 Juta Al-Quran

ED
Jumat, 12 November 2021 | 13:33 WIB
Bagikan
Wamenag: Setiap Tahun Indonesia Butuh 6 Juta Al-Quran
VISI.NEWS | BOGOR - Tahun 2016 menjadi awal berkiprahnya Unit Percetakan Al-Quran (UPQ) Kementerian Agama dalam pemenuhan kebutuhan Al-Quran bagi umat Islam Indonesia. Sejak tahun 2016-2020, UPQ baru mencetak sekitar 1.705.000 mushaf. Sedangkan berdasarkan penelitian internal, setiap tahunnya Indonesia membutuhkan sekitar 6.164.375 mushaf Al-Quran. "Jadi, disparitas jumlah antara kebutuhan dan ketersediaan masih cukup jauh. Tantangan UPQ ke depan yakni memenuhi kebutuhan mushaf Al-Quran umat Islam Indonesia yang kian hari kian bertambah jumlahnya," ujar Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi saat menghadiri puncak acara UPQ Fest 2021 di Bogor, Kamis (11/11/2021), seperti dilansir kemenag.go.id. Dikatakan Wamenag, Kementerian Agama telah merancang revitalisasi UPQ menuju percetakan Al-Quran bertaraf dunia dengan menargetkan oplah cetak sebanyak 10.000.000 eksemplar per tahun. "Dengan dukungan dari berbagai pihak, tujuan mulia pemerintah melalui UPQ insyaallah akan segera terwujud. Mengingat, revitalisasi ini bukan sekedar keinginan untuk membangun Unit Percetakan Al-Quran berkelas dunia, akan tetapi sebuah prioritas demi memenuhi kebutuhan dasar umat Islam yang harus segera direalisasikan," katanya. Wamenag juga mendorong UPQ menjadi destinasi wisata reliji, pusat penerbitan dan percetakan buku-buku keislaman yang moderat dan pusat edukasi ilmu-ilmu Al-Quran. Pada puncak UPQ Fest 2021 ini, UPQ memberikan penghargaan Lifetime Achievement bagi sejumlah tokoh yang telah berjasa dalam memelihara dan mengembangkan kajian Al-Quran di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada Alm. Prof. Dr. KH. Syaifuddin Zuhri (mantan Menteri Agama), Prof. Dr. H. Quraisy Shihab, MA (pakar Tafsir), Dr. KH. Ahsin Sakho, MA (pakar Qira’at Sab’ah), dan Isep Misbah, MA (penulis/khattat Mushaf Al-Qur’an Kemenag). Selain penghargaan, pada puncak UPQ Fest 2021 diumumkan para pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah Populer bertemakan “Masa Depan Percetakan Al-Quran di Indonesia”, lomba Desain Mushaf Al-Quran bercorak Nusantara, dan Lomba Foto Bareng Mushaf Al-Quran Terbitan Kementerian Agama. Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Abdulloh Muqid Al-Mutairi, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Direktur Kebudayaan Bappenas Amich Alhumam, dan Sekretaris Ditjen Bimas Islam Fuad Nasar. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.