Wakil Wali Kota Bandung Tinjau Lokasi Ledakan Gas di Kiaracondong
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 5 Agustus 2025 | 15:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, meninjau langsung lokasi ledakan gas LPG di RT 02 RW 06, Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Selasa (5/8/2025). Dalam kunjungan itu, ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Bandung akan bergerak cepat menangani dampak musibah, termasuk pemberian bantuan darurat, pemulihan dokumen warga, dan pembangunan kembali rumah yang rusak.
Ledakan gas menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah, termasuk rumah kontrakan warga. Kepada warga terdampak, Erwin memberikan dukungan moril dan menjamin seluruh dokumen penting seperti KTP dan KK akan difasilitasi penerbitannya kembali.
"KTP, KK, semua dokumen bisa diurus ulang. Jangan khawatir. Kita bantu semua prosesnya. Terpenting sekarang ibu dan bapak semua selamat," ujarnya.
Erwin juga berkomitmen untuk menanggung biaya kontrakan sementara sebesar Rp500 ribu bagi korban yang kehilangan tempat tinggal. Ia menargetkan pembangunan kembali rumah-rumah terdampak akan rampung dalam waktu satu bulan. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) pun telah diminta segera turun tangan.
Selain rumah korban utama, rumah tetangga yang terkena imbas ledakan juga akan diperbaiki.
“Solusi pertama, kita bangun ulang rumah yang terdampak. Kedua, dokumen-dokumen yang hilang akan difasilitasi untuk diterbitkan ulang. Ketiga, kebutuhan harian seperti bahan makanan, mie instan, dan beras sudah mulai kita distribusikan,” jelas Erwin.
Lebih lanjut, Erwin mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan gas LPG, terutama tabung 3 kilogram. Ia menekankan pentingnya memperhatikan kondisi regulator dan selang gas.
“Kalau regulator sudah rusak atau kendor, jangan dipaksakan dipakai. Langsung ganti. Kalau tidak mampu beli, bilang saja ke saya, nanti kita bantu. Harga regulator itu murah, tapi kalau dibiarkan rusak bisa bahaya,” ujarnya.
Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial, DPKP, pihak kecamatan, kelurahan, serta pengurus RW setempat. Erwin mengapresiasi sinergi antarinstansi dalam penanganan cepat peristiwa tersebut.
“Kami tidak bekerja secara ego sektoral, tapi Eco Sentries mengedepankan kolaborasi dan gotong royong. Ini bukan sekadar bantuan satu instansi, tapi kerja bersama. Pak RW, Pak Lurah, DPKP, Dinsos, Dinkes semuanya hadir dan bergerak cepat. Terima kasih atas dedikasi dan responnya,” tutupnya.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!