Wacana Haji Jalur Laut Ditolak, BP Haji: Tidak Efisien dan Memperpanjang Perjalanan

Desi Rossilawati
Minggu, 13 Juli 2025 | 19:30 WIB
Bagikan
Wacana Haji Jalur Laut Ditolak, BP Haji: Tidak Efisien dan Memperpanjang Perjalanan
VISI.NEWS | PADANG - Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) menegaskan penolakannya terhadap wacana penggunaan kapal laut sebagai alternatif transportasi jemaah haji untuk musim haji 1447 Hijriah. "Betul, BP Haji tidak setuju keberangkatan haji menggunakan kapal laut," kata Tenaga Ahli BP Haji, Ichsan Marsha, di Padang, Sabtu (12/7/2025). Pernyataan ini disampaikan menanggapi ide yang sebelumnya diungkapkan Menteri Agama Nasaruddin Umar tentang opsi pemberangkatan haji melalui jalur laut selain pesawat. Menurut Ichsan, penggunaan kapal laut bertentangan dengan upaya BP Haji yang sedang fokus meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah. Ia menilai transportasi laut justru akan memperpanjang waktu perjalanan dan dinilai tidak ekonomis. Selain itu, rencana tersebut juga akan menghambat target pemerintah untuk mempersingkat masa tinggal jemaah di Tanah Suci dari 40 hari menjadi 30 hari. Padahal, Presiden Prabowo Subianto telah meminta BP Haji menurunkan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) pada musim haji berikutnya. "Artinya, usulan menggunakan kapal laut ini akan menggeser keinginan kita di awal tadi, seperti upaya menekan biaya haji dan mengurangi masa tinggal di Tanah Suci," jelas Ichsan. Di sisi lain, Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai jalur laut berpotensi dikembangkan di masa depan. Ia menyatakan pemerintah sedang menjajaki kemungkinan ini bersama otoritas Arab Saudi untuk membuka opsi haji dan umrah melalui kapal laut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.