Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

VISI | Pesantren, Dari Jihad Ilmu ke Jihad Ekonomi

ED
Selasa, 30 Desember 2025 | 07:08 WIB
Bagikan
VISI | Pesantren, Dari Jihad Ilmu ke Jihad Ekonomi

Program Santripreneur yang terus dikembangkan oleh berbagai lembaga seperti Baznas juga memberikan angin segar. Program ini menjadi langkah konkret dalam membangun kemandirian ekonomi santri melalui penguatan kapasitas wirausaha di berbagai sektor, dengan pesantren-pesantren maju seperti Kopontren Al-Ittifaq menjadi mitra pelaksana dalam program pelatihan dan pendampingan.

Momentum semakin menguat dengan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama yang terus memperkuat perannya di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ini menandai pengakuan formal negara terhadap peran vital pesantren dalam pembangunan nasional, bukan hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai motor pemberdayaan ekonomi umat.

Kisah Sukses: Pesantren Sidogiri Pasuruan

Jika Al-Ittifaq adalah model pesantren agrobisnis, maka Pesantren Sidogiri di Pasuruan adalah contoh sempurna pesantren yang mandiri secara finansial. Pesantren ini dikenal mandiri dalam hal finansial sehingga bantuan dari pemerintah beberapa kali ditolak oleh pihak pesantren.

Berdiri sejak tahun 1745, menjadikan Sidogiri sebagai salah satu pesantren tertua di Indonesia. Namun usia tua tidak membuatnya ketinggalan zaman. Sejak mendirikan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) pada tahun 1961, pesantren ini terus berkembang dengan semangat "dari santri untuk santri."

Kini, Pesantren Sidogiri memiliki sedikitnya 10 unit usaha yakni kantin, toko kelontong, toko buku, toko alat-alat rumah tangga, kosmetik, toko bangunan, mini market, pertanian, BMT, pembuatan sarung dan baju muslim. Produk air kemasan dengan merek "Santri" bahkan mampu bersaing dengan produk nasional lainnya di pasaran.

Keberhasilan Kopontren Sidogiri tidak main-main. BMT yang didirikan pada 1997 hanya bermodalkan Rp13,5 juta, kini gurita usahanya terus membesar dan telah menyerap sedikitnya 1.300 tenaga kerja, tidak hanya dari kalangan santri tetapi juga dari masyarakat luas. Di Pulau Madura, Kopontren Sidogiri memiliki 16 unit minimarket dengan rencana penambahan 18 unit lagi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.