VISI | Persib dan Kuota Pemain Asing

ED
Minggu, 25 Mei 2025 | 07:33 WIB
Bagikan
VISI | Persib dan Kuota Pemain Asing

Akademi Persib Bandung seharusnya menjadi tulang punggung regenerasi skuad utama. Dengan sistem seleksi dan pembinaan yang baik, ratusan anak muda dari berbagai penjuru Jawa Barat ini dapat menjadi fondasi kuat bagi masa depan Persib. Mereka tidak hanya membawa potensi teknik, tetapi juga semangat dan identitas lokal yang menjadi bagian penting dalam membangun loyalitas suporter dan citra klub.

Branding klub sejatinya tidak hanya dibentuk dari prestasi, tetapi juga dari keterikatan emosional dengan masyarakatnya. Ketika Persib mampu mencetak bintang-bintang dari akademi sendiri, masyarakat akan merasa lebih terlibat dan bangga. Mereka akan melihat bahwa klub kesayangannya benar-benar merepresentasikan Jawa Barat, bukan sekadar kumpulan pemain asing yang datang dan pergi.

Apalagi semangat dari Gubernur Jawa Barat saat ini sangat sejalan: mengedepankan potensi lokal dan budaya daerah. Pemerintah daerah terus mendorong berbagai sektor, termasuk olahraga, untuk menjadi wadah ekspresi dan pengembangan sumber daya lokal. Dalam konteks ini, Persib harus bisa menjadi motor penggerak dan mitra strategis, bukan justru bertentangan dengan arah pembangunan daerah.

Memprioritaskan pemain lokal juga akan membuat klub lebih sehat secara finansial. Seperti yang diungkap Umuh Muchtar, banyak klub yang tidak sehat secara keuangan karena terlalu jor-joran membeli pemain asing. Sistem ini tidak berkelanjutan dan rawan kolaps jika tidak didukung oleh pemasukan yang sepadan. Menyerap pemain akademi adalah solusi yang lebih efisien secara ekonomi.

Pemain asing seharusnya menjadi pelengkap, bukan fondasi utama. Mereka bisa memberi contoh, menjadi mentor, dan meningkatkan standar permainan. Namun, porsi mereka harus tetap proporsional agar tidak menghambat perkembangan talenta lokal. Jika tidak, maka investasi pada sekolah sepak bola dan liga usia dini akan sia-sia karena jalur menuju tim utama tertutup oleh dominasi pemain impor.

Masukan Umuh Muchtar kepada PSSI agar lebih bijak dalam menentukan kebijakan kuota pemain asing sangat penting. Kebijakan ini harus mempertimbangkan masa depan sepak bola Indonesia secara menyeluruh, bukan hanya kebutuhan pasar atau tuntutan jangka pendek. Menyusun kebijakan tanpa memikirkan keberlanjutan adalah resep pasti untuk kegagalan jangka panjang.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.