VISI | Ma’unah: Karomah, Ujian Bagi Para Aulia dan Kita
Sebab, karunia Allah terbesar itu bisa manusia dapatkan, hingga Ia memberi kemampuan ma'unah, atau karomah, tentunya, dengan terlebih dahulu mengalami ujian, masuk pada proses pengodogan dan penyucian dirinya.
Siapapun manusia yang teruji, maka akan Allah berkahi dan beri petunjukNya.
Tentunya Allah akan menguji seseorang itu, dari ujian sikap mental karakternya dari mulai ia balita, sebelum aqil balig. Perhatikan cerita para salihin, yang pada akhirnya menjadi wali.
Atau si orang tersebut, baik kita, maupun orang lain, ia menjalankan amaliah spiritualnya, dari mulai aqil baligh, dan berlangsung sampai puluhan tahun baru, baru Allah bukakan pintu kegaibanNya.
Namun selain itu, bisa lebih cepat juga prosesnya misalkan, kita merasakan Allah sedang menunjukan ke Maha KuasaanNya.
Sehingga bisa jadi karena itu, ada balutan rasa kasih sayang Allah untuk kita, hingga ia tarik ruh, bathiniah kita agar bisa bersamaNya, untuk selalu bersamaNya.
Maka tak aneh bila Ia menjadikan, mata kita sebagai penglihatanNya, telinga kita sebagai pendengaranNya, dan lisan kita sebagai pengantar kata dariNya, lalu, pikiran kitapun menjadi tranmisi pemikiranNya. Subhanaalloh.
Semua keluarbiasaan, atau khorikulil adat itu, atau di luar adat kebiasaan, bisa terjadi dan itu dilakukan manusia biasa karena atas seizinNya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!