VISI | Kursi Kekuasaan
Beberapa hari ini, Allah sepertinya menyampaikan pesan kepada kita,bahwa siapapun bisa jatuh dari kursi kekuasan karena kesombongan dan keangkuhan. Dalam 24 jam terakhir, empat anggota DPR RI secara serentak dinonaktifkan oleh partai politik mereka, sebagai buntut dari pernyataan yang dianggap arogan hingga memicu kemarahan publik. Sejarah kursi kekuasaan kembali diputar oleh Maha Kuasa, bahwa banyak orang jatuh dari kursi kekuasaannya dengan cara yang tak pernah mereka bayangkan, seperti tak terbayangkan oleh Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Eko Patrio, Uya Kuya yang harus berhenti tiba-tiba sebagai anggota DPR RI.
Pelajaran penting dari apa yang terjadi adalah siapapun yang hari ini sedang duduk di kursi kekuasaan untuk tidak lupa, bahwa kursi itu hakikatnya bukan milik mereka. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerendahan hati setelah meraihnya, agar kursi kekuasaan itu setia. Jika tidak, kursi kekuasaan itu bisa hilang tiba-tiba.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!