VISI | Korelasi Genetika Antara Bangsa Indonesia dengan China

ED
Jumat, 12 September 2025 | 06:30 WIB
Bagikan
VISI | Korelasi Genetika Antara Bangsa Indonesia dengan China

Oleh Dede Farhan Aulawi

KORELASI genetika antara bangsa Indonesia dan China dapat dipahami melalui studi genetika populasi, yang melihat bagaimana variasi genetik tersebar di berbagai populasi di dunia. Meskipun kedua bangsa ini memiliki perbedaan budaya dan sejarah yang signifikan, secara genetik, ada beberapa hubungan yang dapat ditemukan.

Secara umum, orang-orang Indonesia dan China termasuk dalam kelompok besar populasi Asia Timur dan Asia Tenggara. Beberapa studi genetika menunjukkan bahwa ada hubungan genetik yang lebih dekat antara populasi yang tinggal di Asia Timur (seperti China) dan Asia Tenggara (termasuk Indonesia) dibandingkan dengan populasi dari benua lain.

Secara antropologis, sebagian besar orang Indonesia dan China termasuk dalam kelompok ras Mongoloid. Populasi ini memiliki pola distribusi genetik tertentu yang lebih banyak ditemukan di Asia Timur dan Asia Tenggara, meskipun dengan variasi yang lebih besar di masing-masing wilayah.

Berdasarkan bukti arkeologis dan studi genetika, diyakini bahwa migrasi manusia pertama kali keluar dari Afrika menuju Asia terjadi sekitar 60.000 hingga 70.000 tahun yang lalu. Setelah itu, manusia purba menyebar ke berbagai wilayah di Asia.

Salah satu teori yang diterima adalah bahwa nenek moyang orang Indonesia dan China berasal dari migrasi yang sama, meskipun jalur dan waktu migrasi mereka berbeda. Orang Indonesia, yang sebagian besar berasal dari kelompok Austronesia, kemungkinan besar bermigrasi ke wilayah ini sekitar 4.000 hingga 5.000 tahun yang lalu. Sedangkan, di China, kelompok Han yang dominan memiliki sejarah yang lebih panjang di wilayah tersebut.

Studi genetika modern, termasuk analisis haplogroup mitokondria dan Y-chromosome, dapat menunjukkan hubungan genetik antara populasi Indonesia dan China. Beberapa haplogroup mitokondria yang ditemukan pada orang Indonesia juga ditemukan pada orang China, terutama yang tinggal di wilayah selatan China. Haplogroup ini menunjukkan migrasi manusia yang terjadi ribuan tahun yang lalu.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.