VISI | Kematian Akibat Perang Gaza: Kisah Dibalik Angka-angka
Oleh Michael Spagat
- Universitas Royal Holloway London
PEMBANTAIAN manusia yang sangat besar menjadi dasar grafis sederhana di sini. Kita dapat mencoba memahami kesedihan dan penderitaan beberapa individu yang berada di balik ilustrasi tersebut, dan para penyintasnya. Namun, imajinasi manusia tidak cukup. LSM Every Casualty Counts bekerja untuk memastikan bahwa "setiap nyawa yang hilang akibat konflik bersenjata segera dicatat, diidentifikasi dengan benar, dan diakui secara publik".
Dari perspektif ini, kita dapat memperoleh sedikit rasa nyaman dari upaya luar biasa yang dilakukan untuk menyebutkan satu per satu individu yang tewas dalam perang tersebut. Israel telah menyiapkan daftar warga sipil, tentara, dan polisi serta mencoba menceritakan kisah tentang masing-masing orang.
Kementerian Kesehatan Gaza (MoH) telah merilis enam daftar warga Gaza yang tewas, dengan nama, usia, jenis kelamin, dan nomor identitas mereka. Kementerian Kesehatan Lebanon tidak mengikuti contoh Kementerian Kesehatan Gaza dalam membagikan daftar terperinci korban tewas. Mereka hanya merilis angka. Karena jumlah korban tewas dalam konflik terus meningkat, akan semakin sulit untuk menyimpan catatan yang akurat.
Laju pembunuhan di Gaza, termasuk serangan Israel terhadap rumah sakit dan, sebagai tambahan, pengumpul data Kementerian Kesehatan, mencegah pengumpulan data korban yang akurat secara real time.
Selain itu, Kementerian Kesehatan hampir tidak dapat berhenti sejenak untuk menceritakan kisah tentang setiap korban, meskipun kelompok lain telah muncul untuk memenuhi kebutuhan ini. Dan dalam beberapa bulan terakhir, Kementerian Kesehatan telah secara substansial meningkatkan kualitas daftar korban tewas dan mengklarifikasi metode kerjanya.
Pertanyaan utama seputar pelaporan Kementerian Kesehatan telah lama adalah kesenjangan antara jumlah kematian yang tercantum secara individual pada daftar Kementerian Kesehatan yang terperinci dan jumlah total kematian yang diklaim oleh Kementerian Kesehatan untuk periode waktu yang sesuai.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!