VISI | Debat Pertama Capres 2024: Siapa yang Unggul?
Pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran, memiliki argumentasi yang cukup baik, tetapi kadang kehabisan argumentasi dan kurang meyakinkan. Mereka cenderung mengkritik "menjual" hasil kerja pemerintahan sekarang, tetapi kurang memberikan solusi yang konkret dan realistis. Prabowo juga sering mengulang-ulang poin-poin yang sama, seperti menekankan pentingnya kedaulatan, kemandirian, dan keadilan. Mereka juga kurang memberikan data dan fakta yang valid dan terbaru, serta terkadang menyimpang dari tema yang dibahas.
Pasangan nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, memiliki argumentasi yang paling lemah dan tidak relevan. Mereka cenderung berbicara secara umum dan abstrak, tanpa memberikan program-program yang jelas dan terukur. Ganjar juga sering menyampaikan hal-hal yang tidak sesuai dengan fakta dan realita, seperti mengklaim bahwa dia telah berhasil menyelesaikan berbagai masalah di daerah yang dipimpinnya, padahal masih banyak persoalan yang belum terselesaikan. Ganjar juga kurang menunjukkan sikap kritis dan solutif. Ganjar pada debat kali ini dalam caranya berargumentasi terkesan terlalu santai.
Bahasa Tubuh
Dari segi bahasa tubuh, saya menilai bahwa pasangan nomor urut 1, Anies-Cak Imin, memiliki bahasa tubuh yang paling positif dan ekspresif. Anies tampak percaya diri, tenang, dan santai dalam menyampaikan pendapat mereka. Dia juga sering tersenyum, menatap mata lawan bicara, dan memberikan gestur-gestur yang menunjukkan antusiasme dan kepedulian. Namun sayangnya Anies belum banyak melibatkan kiprah Cak Imin, beda dengan Ganjar yang sekali-kali menyebut Mahfud MD atau Prabowo yang sekali-kali memuji Gibran. Anies terkesan "masih" bermain sendiri.
Pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran, memiliki bahasa tubuh yang cukup baik, tetapi gaya berkelakar yang diharapkan muncul tidak nampak. Padahal panggung debat capres seharusnya sudah tidak asing lagi bagi Prabowo yang sudah tiga kali nyapres. Tapi, ia masih kadang terpancing emosinya, terutama oleh Anies.
Pranowo tampak agak tegang, gugup, dan defensif dalam menyampaikan pendapatnya. Dia juga sering mengernyit, menunduk, dan memberikan gestur-gestur yang menunjukkan ketidakpuasan dan ketidaksabaran. Prabowo dalam berdebat kadang juga tampak kesal terutama kepada Anies.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!