VISI | Bendera Kru Mugiwara, dan Kemerdekaan Indonesia
Oleh M. Muflih Dzakwan H.
ADA fenomena menarik dalam euforia HUT RI Ke 80 tahun ini, dimana sebagian masyarakat selain mengibarkan dan memasang bendera Merah Putih, juga memasang bendera Kru Bajak Laut Topi Jerami.
Dan di awal-awal viralnya, pengibaran bendera topi jerami ini dinarasikan di media sosial itu sebagai bentuk kritik terhadap kinerja pemerintahan yang tidak memuaskan, dan sialnya pemerintahan kita menanggapinya secara reaksioner, hingga akhirnya berujung pada ancaman pidana bagi mereka yang memasang bendera Kru Mugiwara.
Menurut penulis alangkah bijaknya apabila pemerintah menjadikan gerakan pemasang bendera one piece ini sebagai ajang masyarakat mengekspresikan diri dan memaknai pemasangan bendera one piece ini sebagai sebuah gerakan yang tidak bertentangan dengan semangat kemerdekaan kita.
Karena secara nilai, apa yang diperjuangkan oleh kru bajak laut topi jerami dengan gerakan pembebasan kaum yang terjajah itu, selaras dan memiliki kemiripan dengan semangat para pejuang kemerdekaan indonesia
Karena menurut penulis tidak ada yang bertentangan antara pemasangan bendera one piece dengan semangat kemerdekaan indonesia, justru malah memiliki kesamaan yaitu menghapuskan penjajahan, dan melawan perbudakan.
Dan apabila pemerintah memaknai pemasangan bendera ini sebagai gerakan makar, maka apa yang dilakukan oleh pemerintahan akan banyak dipelintir oleh kelompok-kelompok tertentu.
Intinya pemerintah sebaiknya memaknai gerakan ini dari sudut pandang kesamaan nilai, agar di momentum perayaan kemerdekaan kita bisa merasa aman, damai, dan tentram.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!